Kita tidak boleh pilih kasih dan pandang muka dalam memberikan uluran tangan. Tuhan Allah sendiri “menyelamatkan semua orang yang tertindas di bumi” (Mzm 76: 10). “Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya” (Mzm 34: 19).
Penderitaan dan kesusahan membuat orang tidak hanya patah hati dan remuk jiwa, tetapi juga fisik dan jasmani ikut rusak, hancur atau remuk. ‘Semua orang yang tertindas di bumi’ mengalami bukan hanya hati, perasaan dan pikirannya ‘tertindas’, tetapi juga badannya atau tubuh fisiknya bisa patah, remuk dan hancur oleh penderitaan dan kesusahan. Kepada semua orang seperti itulah, kita harus mengarahkan kasih dan perhatian kita serta kita harus menunjukkan kepedulian dan komitmen kita.
Marilah bersama Bunda Maria kita bertindak dalam setiap niat dan upaya yang baik untuk menolong orang lain dalam hidup. Demikian orang yang mengalami penderitaan dan kesusahan akan merasa kuat dan menemukan kekuatan untuk melakukan perubahan atau transformasi diri dan kehidupan agar menjadi lebih baik dan lebih berguna bagi dirinya sendiri dan bagi orang lain.
Doaku dan berkat Tuhan
Mgr Hubertus Leteng
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






