Cepat, Lugas dan Berimbang
https://funny-tooth.com/dFm.F/zmdsGsNbvYZeGvUA/yermT9vuDZdUWl/kiPmTlcgwNMTzwM_1WMFTPc/thNBzXAyz/Mvz/UWyXMDQk

Jangan Lupa Konsultasi dengan Tuhan

Konkretnya, warga masyarakat atau warga Gereja mesti melakukan doa dan novena. Seluruh proses harus dilalui dalam doa dan novena. Selain itu, kita mesti mendapat rekomendasi dari orang lain, khususnya dari pemimpin pada tingkat lebih tinggi.

Rekomendasi diperlukan untuk mengukuhkan pilihan kita. Bila ada rekomendasi dari luar atau dari tingkat lebih tinggi, kita keluar atau bebas dari kecenderungan subjektif. Bila kita terbuka pada Tuhan dan pikiran, masukan dan rekomendasi dari orang lain, kita dapat memberantas KKN dalam Gereja dan masyarakat.

Biasanya manusia atau kita amat subyektif dalam memberikan penilaian. Tetapi bila ada rekomendasi, kita paling kurang sedikit objektif untuk mengangkat dan memilih seorang pemimpin bagi kehidupan bersama.

Sabda Tuhan menegaskan: “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu” (Yoh 15: 16). Inisiatif pengangkatan dan pemilihan seorang pemimpin adalah Tuhan. Dia melakukan pemilihan, tetapi manusia hanya mefasilitasi proses pemilihan yang dilakukan oleh Tuhan.

Lebih daripada itu, setiap pemimpin yang diangkat dan dipilih harus berbuah atau ‘menghasilkan buah’ kebaikan dalam hidup manusia dan bagi hidup manusia. Kalau tidak ‘menghasilkan buah’ kebaikan, tentu saja pemimpin tidak mempunyai manfaat, makna dan guna bagi hidup manusia. Apabila pemimpin menghasilkan buah kebaikan dan memberi manfaat kepada sesama, mintalah kepada Bapa dan Dia akan memberikannya.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN