Akses baru ini telah Presiden Joko Widodo resmikan pada 14 Maret 2023. Presiden berharap, kehadiran jalan baru ini akan membuat kawasan Labuan Bajo dan Golo Mori bisa berkembang dengan baik. “Kita melihat bahwa jalan dari Labuan Bajo ke Golo Mori telah selesai. Ini akan memperbaiki konektivitas dalam rangka mengembangkan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super prioritas,” kata Presiden Jokowi.
Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi menjajal jalan baru ini sekaligus mengunjungi kawasan MICE Golo Mori yang berdiri di atas lahan seluas 20 hektare. Pusat pertemuan internasional ini terdiri dari sebuah convention hall berkapasitas 400 orang, VVIP lobby, VVIP lounge, ruang VIP, ruang media center, menara pandang (observation deck), beach club, amphitheatre untuk 500 orang, dan dermaga kayu.
Uniknya, bangunan serbaguna itu menghadap langsung ke Pulau Rinca dan hanya batasi oleh Selat Molo. Kawasan MICE ini dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Indonesia Tourism Development Corporation).
“Pengembangan kawasan Golo Mori sebagai destinasi MICE magnet pariwisata baru di Indonesia Timur, guna mendukung peningkatan kunjungan wisata ke Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Labuan Bajo yang terus bertumbuh,” kata Dirut ITDC Ari Respati.
Labuan Bajo akan menjadi tempat penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN 2023, pada 9–11 Mei 2023. Pihak ITDC memperkirakan, ada sekitar 1.000 peserta dari 10 negara anggota ASEAN plus Timor Leste mendatangi Labuan Bajo.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
Tinggalkan Balasan