Gereja di NTT Nikmati Uang Haram Johnny Plate pada Juni 2021

Jakarta, infopertama.com – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate disebut meminta bawahannya Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Anang Achmad Latief untuk menyiapkan sejumlah uang. Konon, Uang tersebut kemudian digunakan untuk memberikan sumbangan ke Gereja yang akan Plate berikan dalam beberapa kunjungan kerjanya di beberapa daerah di NTT.

Permintaan itu terungkap dalam dokumen kasus BTS Kominfo. Dalam dokumen itu, kepada penyidik Anang mengaku mendapatkan perintah dari Johnny menyiapkan sumbangan untuk kunjungan kerja di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Juni 2021. Untuk memenuhi permintaan tersebut, Anang memerintahkan bawahannya untuk mencarikan sponsor yang bisa menyediakan uang tersebut.

Setelah adanya permintaan, Johnny melakukan kunjungan kerja ke NTT pada Juni 2021. Dia menyerahkan sumbangan sebesar Rp250 juta kepada pihak gereja. “Terdapat sumbangan sejumlah Rp250 juta kepada gereja di NTT,” kata sumber yang mengetahui proses penyidikan ini.

Dalam dokumen yang sama, Johnny disebut tidak hanya sekali meminta Anang untuk menyiapkan uang. Anang disebut mendapatkan perintah serupa dari Johnny untuk menyiapkan sumbangan dalam kunjungan kerjanya ke Flores, NTT. Permintaan itu dilakukan secara langsung dalam pertemuan antara Johnny dan Anang pada April 2021.

Untuk memenuhi permintaan itu, Anang memerintahkan bawahannya untuk mencarikan sponsor yang bisa menyiapkan uang. Akan tetapi, Anang menyebut bawahannya menyatakan pemberian sponsor dibatalkan tanpa menceritakan penyebabnya. Setelah adanya permintaan itu, Johnny melakukan kunjungan dan memberikan sumbangan kepada korban bencana banjir di Flores sebesar Rp200 juta.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel