Blora, infopertama.com – Kenakan kaos bertulis Kera Sakti saat ikut konvoi, seorang anak bernama SP, siswa kelas XI SMA Negeri di Blora, Jawa Tengah, menjadi korban pengroyokan oleh empat pelaku orang dewasa.
SP mengaku bahwa keempat pelaku mengroyoknya tanpa sebab apapun. Tiba-tiba saja.
Kasat Reskrim polres Blora, AKP Supriyono menjelaskan kejadian sekira pukul 14.00 WIB pada Sabtu (8/10).
Saat itu ada kegiatan wisuda pengesahan pagar nusa di gedung NU Blora. Selesai kegiatan tersebut, peserta melakukan konvoi. Sesampainya di Jl. Reksodiputro (TKP) keempat pelaku melihat korban menggunakan kaos bertuliskan perguruan kera sakti. Atas dasar Kaos itulah, sehingga empat orang pelaku mengeroyok korban.
“Korban dikeroyok empat tersangka yang mengakibatkan luka berat, hampir sekujur tubuh korban menderita luka-luka.” Tutur AKP Supriyono.
Bekuk Pelaku Pengroyokan
Aparat Kepolisian Resor (Polres) Blora berhasil membekuk empat orang yang diduga pelaku pengeroyokan anak di bawah umur. Pengroyokan itu terjadi di Jl. Reksodiputro Kelurahan Kedungjenar, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Sabtu (8/10) lalu.
Kasat Reskrim Polres Blora AKP Supriyono mengungkapkan butuh waktu dua hari untuk memburu keempat tersangka tersebut.
Ia menambahkan, korban SP merupakan siswa kelas XI SMA Negeri Blora. Sementara para pelakunya merupakan pria dewasa berjumlah 4 orang berasal dari wilayah Jawa Timur.
“Pelaku rata-rata berasal dari wilayah Jawa Timur yakni Bojonegoro 3 orang dan 1 orang dari Kabupaten Nganjuk. Ada 4 tersangka yang berhasil kita amankan, yakni IS alias Nya, ARA, AKR dan yang keempat adalah MZ alias Brar,” ungkap Kasat Reskrim Polres Blora ketika konferensi pers di Mapolres.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






