Menurut Uskup, meskipun merupakan festival rohani, dampaknya menjangkau hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat, mulai dari kehidupan iman, sosial, budaya, pariwisata hingga ekonomi.
“Karena itu, Gereja Keuskupan Ruteng bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai terus bekerja sama untuk melaksanakan Festival Golo Curu setiap tahun,” demikian pesan Uskup.
la mengatakan festival ini menjadi ruang aktualisasi seluruh potensi masyarakat Manggarai dan Manggarai Timur, baik T dalam bidang budaya, pariwisata, ekonomi maupun kehidupan religius.
Dalam kesempatan itu, Keuskupan Ruteng juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai, panitia, seluruh masyarakat, serta Kepala Divisi Keuangan BPOLBF, Johni Ampu, atas dukungan terhadap penyelenggaraan Festival Golo Curu.
Uskup juga menyampaikan rasa syukur karena Festival Golo Curu kini telah menjadi bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kualitas penyelenggaraan sekaligus memperluas promosi wisata religi dan budaya Manggarai.
Ketahui, peluncuran Festival Golo Curu 2026 ini juga dihadiri unsur Forkopimda, biarawan-biarawati, para utusan dari masing-masing Paroki dan warga Kota Ruteng.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











