Festival Golo Curu 2026 Diluncurkan, Pemda Manggarai Ingatkan Jaga Cakap-Cakap Destruktif

Festival Golo Curu 2026
Peluncuran Festival Golo Curu ke-IV tahun 2026 di Natas Labar Motang Rua

Festival ini juga menjadi ajang pameran dan ruang ekspresi yang luar biasa. Kalau festival tahun-tahun sebelumnya ada sekitar 95 UMKM, sehingga tahun 2026 ini bisa diharapkan lebih dari itu. Ini adalah ajang bagi para pegiat ekonomi kreatif untuk menampilkan hasil karya terbaik mereka, mulai dari kuliner lokal, fashion Manggarai, kriya, hingga seni pertunjukan tradisional.

Ini juga menjadi ruang ekspresi yang penting bagi para seniman dan pegiat budaya di Kabupaten Manggarai untuk menjaga, mempromosikan, dan mengembangkan kekayaan warisan leluhur kita.

Mengakhiri sambutannya, Yosep Jelamu menekankan bahwa Festival Golo Curu adalah kegiatan kolaboratif yang luar biasa antara Gereja dan Pemerintah. Ini adalah bukti nyata bahwa pembangunan daerah kita bukan semata tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan kerja holistik, gotong royong, dan sinergi seluruh komponen masyarakat.

“Perayaan festival keagamaan seperti ini yang terlibat nyata dalam suka duka, kecemasan, dan harapan masyarakat—termasuk dalam kehidupan ekonominya—merupakan manifestasi otentik dari semangat Konsili Vatikan kedua. Karena itu, kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada panitia yang merangkai kegiatan sedemikian rupa sehingga seluruh umat boleh menjadi bagian di dalamnya.”

Sebelumnya, Uskup Ruteng dalam sambutan yang dibacakan oleh Vikep Ruteng, Rm. Dionisius Osharjo, menegaskan bahwa Festival Golo Curu telah memasuki penyelenggaraan keempat dan terus berkembang sebagai ruang kolaborasi antara Gereja dan Pemerintah Kabupaten Manggarai.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel