Dua Hotel Berbintang di Labuan Bajo Gunakan Air Sumur Dalam Tanpa Izin

Lebih lanjut, Pemerintah Daerah harus lebih tegas dalam menegakkan aturan dengan memberikan sanksi yang tegas pula terhadap pelaku usaha yang melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan. Kemudian, pajak pengusahaan air tanah untuk usaha besar sebaiknya naikkan. Paling tidak, sama atau menjadi lebih mahal daripada pajak air PDAM, sehingga penggunaan air tanah dapat terkendali. Dan, harapannya dapat mengurangi kerusakan lingkungan.

“Pemda Mabar harusnya melarang hotel-hotel di Labuan Bajo menggunakan air sumur dalam. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, agar instruksikan hotel menggunakan air produksi dari PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) setempat. Hotel-hotel yang berada di wilayah Labuan Bajo harus menggunakan air dari PDAM, tidak menggunakan air berdasarkan dari hasil sumur bor,” tegasnya.

Hal ini sangat penting untuk menjaga ekosistem di sekitar lingkungan hotel. Tidak mengganggu kondisi dan sediaan air warga sekitar hotel yang biasanya menggunakan sumur gali. “Pemda Mabar juga harus selalu melakukan pengawasan dengan terus mengecek rasio penggunaan air PDAM di hotel-hotel apakah sesusai dengan batas wajar penggunaannya. Selain itu, masih banyak pengusaha hotel yang memandang penggunaan air PDAM akan lebih menyedot anggaran operasional.”

Dalam penelusuran infopertama.com, dua Hotel berbintang di Labuan Bajo, yakni Laprima Hotel dan Bintang Flores Hotel hingga kini masih menggunakan air sumur dalam atau air tanah untuk menunjang kebutuhan operasional hotel.

Ambros Ambo, Kepala Personalia hotel Bintang Flores mengaku sudah 15 tahun lebih bahkan hingga hari ini masih menggunakan air sumur dalam atau air tanah Wae Kemiri untuk konsumsi (cuci dan mandi). Karena air PDAM di Labuan Bajo baru dua tahun berjalannya dan dua kali seminggu jalannya tentu belum bisa memenuhi kebutuhan hotel. Sehingga kalau misalnya sekarang bahwa air itu tidak layak, saya pikir kita aman-aman kok pake itu air selama ini.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel