Dispora NTT Bantu 12 Unit Mesin Jahit dan Obras Perkuat Kreativitas dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Desa Lolang

Hasil pelatihan mulai terlihat pada hari pertama pelaksanaan kegiatan. Kelompok Pemudi Desa Lolang berhasil menghasilkan berbagai produk cenderamata berbahan dasar kain tenun Manggarai, seperti gantungan kunci, kalung, anting, gelang, bros, serta berbagai aksesori lainnya. Produk-produk tersebut menunjukkan bahwa tenun Manggarai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif yang bernilai tambah tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal.

Selain pelatihan dan penyerahan bantuan, kegiatan juga diramaikan dengan unjuk bakat dan pentas kreativitas pemuda yang menampilkan berbagai hasil karya serta potensi seni generasi muda Desa Lolang. Kegiatan ini menjadi ruang apresiasi sekaligus motivasi bagi para pemuda untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengembangkan usaha kreatif berbasis potensi lokal.

Sementara itu, Kepala Desa Lolang, Marianus Pangar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTT yang telah memilih Desa Lolang sebagai lokasi pelaksanaan program intervensi perangkat daerah.

Menurut Marianus Pangar, kehadiran program tersebut menjadi kesempatan berharga bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memperoleh keterampilan baru dan membuka peluang usaha yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga.

“Kami berharap enam kelompok usaha pemuda kreatif yang telah dibentuk dapat terus memperoleh pendampingan sehingga mampu berkembang menjadi usaha yang produktif, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Lolang,” ujarnya.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel