Rote Ndao, infopertama.com – Polres Rote Ndao menahan AA alias Rince (42), tersangka pembunuhan anak kandung yang berusia dua tahun. Rince ditahan pasca pemeriksaan oleh penyidik Satreskrim Polres Rote Ndao.
Ia menghuni sel Polres Rote Ndao sejak Rabu (20/7/2022). AA alias Rince ditetapkan sebagai tersangka sesuai surat no SP-TAP/17/VII/2022/Reskrim.
Rince ditahan di Rutan Polres Rote Ndao untuk 20 hari ke depan sejak 20 Juli hingga 8 Agustus 2022 sambil menunggu proses hukum lebih lanjut.
Penahanan Rince ditetapkan dengan SP-HAN/17/VII/Res.1.7/2022/Reskrim sesuai laporan polisi nomor LP/B/04/VII/2022/SPKT/Sek Rote Barat/Res Rote Ndao/Polda NTT, tanggal 18 Juli 2022.
“Tersangka ditahan di Rutan Polres Rote Ndao,” tandas Kapolres Rote Ndao, AKBP I Nyoman Putra Sandita, SIK saat dikonfirmasi Kamis (21/7/2022).
Mabuk Miras
Tersangka Rince juga sudah diperiksa oleh penyidik Satreskrim Polres Rote Ndao pasca kejadian ini. Awalnya ia diperiksa sebagai saksi dan selanjutnya menjadi tersangka.
Surat penahanan dan penetapan tersangka pun sudah disampaikan kepada Rince dan kerabatnya.
Dalam pemeriksaan terungkap kalau saat membunuh anaknya, tersangka Rince dalam keadaan mabuk akibat konsumsi minuman keras tradisional jenis sopi.
“Pada saat itu, ibu kandung (terduga tersangka) dalam kondisi mengkonsumsi minuman keras (sopi),” ujar Kapolres Rote Ndao, AKBP I Nyoman Putra Sandita.
Gara-gara Gula Pasir
Kapolres Rote Ndao, AKBP I Nyoman Putra Sandita mengakui kalau semua keterangan saksi ditindaklanjuti oleh piket Reskrim bersama unit Pidana umum (Pidum) yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Rote Ndao Iptu Yeni Setiono, SH.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel



