Kategori: Ekonomi

  • Dari Penjual Keliling, Heribertus Harsino Kini Buka Lapangan Kerja Berkat Dukungan KSP CU Florette

    Dari Penjual Keliling, Heribertus Harsino Kini Buka Lapangan Kerja Berkat Dukungan KSP CU Florette

    infopertama.com – Perjalanan hidup seseorang sering dimulai dari langkah-langkah kecil yang penuh perjuangan. Kisah itu dialami oleh Heribertus Harsino, yang akrab dipanggil Heri, seorang ayah tiga anak asal Cireng, Kecamatan Satar Mese Utara. Di usia 39 tahun, Heri kini bersyukur karena usaha yang ia rintis mampu berkembang dan bahkan membuka lapangan kerja bagi enam anak muda.

    Namun perjalanan menuju titik ini tidaklah mudah.

    Sejak tahun 2010, Heri memulai usahanya sebagai penjual keliling. Setiap hari ia berkeliling menjajakan dagangannya dengan penuh semangat. Dari pengalaman sederhana itu, ia belajar banyak hal: bagaimana melayani pelanggan dengan baik, memahami kebutuhan masyarakat, serta membaca peluang usaha.

    “Dari berjualan keliling saya belajar tentang ketekunan dan kesabaran. Usaha tidak bisa langsung besar, tetapi harus dijalani dengan kerja keras dan keyakinan,” tutur Heri.

    Seiring waktu, Heri melihat adanya peluang yang lebih besar. Setelah mengamati perkembangan kebutuhan masyarakat, pada tahun 2020 ia mengambil keputusan penting dalam hidupnya: membuka dua toko di Cancar.

    Satu toko bergerak di bidang penjualan bahan bangunan, sementara toko lainnya menjual berbagai kebutuhan masyarakat seperti pakaian, tas, sepatu, dan perlengkapan lainnya.

    Keputusan untuk memperbesar usaha tentu membutuhkan modal yang tidak sedikit. Dalam proses itulah Heri bertemu dengan KSP CU Florette, yang kemudian menjadi bagian penting dalam perjalanan usahanya.

    Bagi Heri, KSP CU Florette bukan sekadar lembaga simpan pinjam, tetapi telah menjadi rumah yang membantu mewujudkan harapan dan impiannya. Sebagai anggota, ia berusaha menunjukkan komitmennya dengan cara disiplin menabung dan mencicil pinjaman setiap bulan.

    Laman: 1 2 3

  • Wakil Bupati Manggarai Ajak Pelaku Usaha Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026

    Wakil Bupati Manggarai Ajak Pelaku Usaha Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026

    Ruteng, infopertama.com – Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, S.Pd., mengajak seluruh pelaku usaha di Kabupaten Manggarai untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

    Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Manggarai terhadap kegiatan pendataan ekonomi yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik melalui Badan Pusat Statistik Kabupaten Manggarai guna memperoleh data usaha yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi.

    Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh penggerak ekonomi di Kabupaten Manggarai yang selama ini telah berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi daerah.

    Menurutnya, perkembangan perekonomian Manggarai tidak terlepas dari kerja keras para pelaku usaha, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah hingga perusahaan yang lebih besar. Karena itu, keterlibatan mereka dalam kegiatan sensus ekonomi menjadi sangat penting.

    “Perekonomian Kabupaten Manggarai terus tumbuh berkat kerja keras dan kontribusi para pelaku usaha. Untuk memastikan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran, pemerintah membutuhkan data yang akurat melalui Sensus Ekonomi 2026,” ujar Fabianus Abu saat menerima Kepala BPS Manggarai bersama jajaran di ruang kerjanya, Rabu (11/3).

    Ia menjelaskan bahwa kegiatan pencacahan lapangan akan berlangsung pada bulan Juli hingga Agustus 2026. Pada periode tersebut, petugas sensus akan mendatangi langsung tempat usaha untuk melakukan pendataan.

    Laman: 1 2 3

  • Pemerintah Gelontorkan Rp55 Triliun Tuk THR dan BHR Idulfitri 2026

    Pemerintah Gelontorkan Rp55 Triliun Tuk THR dan BHR Idulfitri 2026

    Jakarta, infopertama.com – Pemerintah resmi mengumumkan kebijakan pemberian tunjangan hari raya (THR) dan bonus hari raya (BHR) Idulfitri 1447 H/2026 M pada Selasa (03/03/2026), di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta.

    Kebijakan THR dan BHR ini adalah upaya pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

    “Hari ini, pemerintah mengumumkan beberapa paket stimulus ekonomi lanjutan terkait dengan hari besar keagamaan nasional yaitu Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi sesuai dengan arahan Bapak Presiden,” ujar Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

    THR ASN

    Airlangga menyampaikan, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp55 triliun, atau naik 10 persen dari tahun sebelumnya, untuk THR sekitar 10,5 juta aparatur negara yang, antara lain, terdiri dari aparatur sipil negara (ASN) termasuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), Tentara Nasional Indonesia (TNI)/Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta pensiunan.

    “Komponen yang dibayarkan 100 persen penuh, meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, dan tunjangan jabatan/kinerja sesuai regulasi yang berlaku. Pemberian THR merupakan hal yang berbeda dengan pemberian gaji ke-13, gaji ke-13 biasanya diberikan di bulan Juni,” ujar Airlangga.

    THR ini disalurkan kepada 2,4 juta ASN pusat/TNI/Polri, 4,3 juta ASN daerah, serta 3,8 juta pensiunan yang pencariannya dilakukan secara bertahap sejak 26 Februari 2026 atau minggu pertama Ramadan.

    Laman: 1 2 3

  • BLT Kesra Rp900.000 Cair Jelang Lebaran Maret 2026, Begini Cara Cek Penerima

    BLT Kesra Rp900.000 Cair Jelang Lebaran Maret 2026, Begini Cara Cek Penerima

    infopertama.com – Update pencairan BLT Kesra Rp900.00 bulan Maret 2026, jelang lebaran. BLT Kesra menjadi salah satu bantuan yang cukup ditunggu-tunggu.

    Hal tersebut lantaran BLT Kesra memberikan uang tunai hingga Rp900.000 kepada penerimanya.

    Oleh sebab itu, ada banyak sekali pencarian tentang jadwal pencairan BLT Kesra Rp900.000 bulan Maret 2026.

    Sayangnya, informasi terbaru yang dihimpun Bisnis menyebut bahwa tidak ada tanda-tanda pemerintah akan kembali mencairkan BLT Kesra Rp900.000 tahun 2026 ini.

    Sebab Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) tahap terakhir dijadwalkan berakhir pada 31 Desember 2025.

    Jika tidak dicairkan hingga tenggat waktu, dana bantuan berpotensi dikembalikan ke kas negara. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa pencairan tepat waktu sangat penting agar bantuan benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

    BLT Kesra menjadi instrumen strategis pemerintah dalam menjaga daya beli keluarga miskin dan rentan, khususnya menjelang pergantian tahun.

    “BLT Kesra merupakan instrumen strategis perlindungan sosial pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat miskin dan rentan menjelang pergantian tahun,” ujar Mensos Saifullah Yusuf di Jakarta.

    Cara Cek Penerima BLT Kesra Rp900.000

    1. Melalui situs Cek Bansos

    • Buka situs cekbansos.kemensos.go.id

    • Masukkan data wilayah sesuai KTP

    • Masukkan nama lengkap sesuai KTP

    • Isi kode captcha

    • Klik “Cari Data”

    2. Melalui aplikasi Cek Bansos

    • Unduh aplikasi di Play Store atau App Store

    • Buat akun dan lengkapi data diri

    • Unggah foto KTP dan swafoto

    • Login dan buka menu Profil

    Syarat Penerima BLT Kesra Rp900.000

    • Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dengan KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang sah

    Laman: 1 2

  • Ketua Pengarah Satgas SABER Pelanggaran Pangan Sidak di Paris Ruteng

    Ketua Pengarah Satgas SABER Pelanggaran Pangan Sidak di Paris Ruteng

    Ruteng, infopertama.com – Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, yang juga menjabat sebagai Ketua Pengarah Satuan Tugas (Satgas) SABER Pelanggaran Pangan Kabupaten Manggarai, memimpin langsung inspeksi mendadak (sidak) harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di Pasar Inpres Ruteng, Jumat pagi.

    Dalam kegiatan tersebut, Bupati bersama jajaran Forkopimda, perangkat daerah, serta instansi terkait turun langsung ke lapangan untuk memastikan stabilitas harga, ketersediaan stok, serta kelancaran distribusi bahan pangan.

    Sidak difokuskan pada komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, gula, dan sayur-mayur.

    Sebagai Ketua Satgas, Bupati menegaskan bahwa pengawasan akan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari distributor hingga pedagang, guna mencegah adanya praktik pelanggaran seperti penimbunan barang maupun permainan harga.

    “Kita ingin memastikan bahwa tidak ada pelanggaran dalam distribusi pangan. Harga harus tetap wajar dan terjangkau oleh masyarakat,” tegasnya.

    Ia juga menambahkan bahwa Satgas telah melakukan koordinasi intensif dengan distributor, termasuk untuk menjaga keseragaman harga antarwilayah seperti di Reo, sehingga tidak terjadi disparitas harga yang merugikan masyarakat.

    Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Manggarai berkomitmen menjaga stabilitas harga, menjamin ketersediaan bahan pangan, serta melindungi masyarakat dari potensi pelanggaran dalam distribusi kebutuhan pokok, khususnya menjelang hari besar keagamaan.

  • Pengendalian Inflasi Jelang Ramadan, Pemkab Manggarai Perkuat Koordinasi, Operasi Pasar, dan Pengawasan Terpadu

    Pengendalian Inflasi Jelang Ramadan, Pemkab Manggarai Perkuat Koordinasi, Operasi Pasar, dan Pengawasan Terpadu

    Ruteng, infopertama.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai memperkuat langkah strategis dalam pengendalian inflasi menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Besar Keagamaan Tahun 2026 melalui Rapat Koordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Persiapan Operasi Pasar.

    Kegiatan ini berlangsung di Ruang Kerja Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai dan dipimpin langsung oleh Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, S.E., M.A., didampingi Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, S.Pd.

    TPID yang hadir antara lain unsur Forkopimda, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Manggarai , Inspektorat Daerah, pimpinan OPD, Kepala Perum Bulog Cabang Ruteng, Kepala BPS Kabupaten Manggarai, serta instansi terkait lainnya sebagai bentuk penguatan sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.

    Dalam arahannya, Bupati Manggarai menegaskan bahwa pengendalian inflasi merupakan agenda strategis nasional yang harus direspons serius oleh pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa kenaikan harga kebutuhan pokok akan langsung berdampak pada daya beli masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan.

    “Inflasi ini mungkin tidak langsung terasa, tetapi jika terus meningkat akan berdampak pada daya beli masyarakat. Karena itu, kita harus bekerja bersama untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang,” tegas Bupati.

    Ia juga menekankan pentingnya konsistensi kebijakan, efisiensi distribusi, serta pemanfaatan teknologi dalam pemantauan harga secara real time.

    Laman: 1 2 3 4

  • Siap-Siap, 26 Februari Pemerintah Mulai Salurkan THR untuk PNS, PPPK, Polri, TNI dan Pensiunan

    Siap-Siap, 26 Februari Pemerintah Mulai Salurkan THR untuk PNS, PPPK, Polri, TNI dan Pensiunan

    infopertama.com – Kabar gembira untuk untuk pegawai negeri sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), TNI dan Polri, Pemerintah Indonesia telah mengonfirmasi bahwa Tunjangan Hari Raya (THR) pada tahun 2026 ditargetkan cair mulai minggu pertama bulan Ramadan.

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa lagi-lagi tampil sebagai pembeda. Ia mengubah tradisi THR ASN H-10 atau dibayarkan paling cepat 10 hari kerja sebelum Idulfitri, demi mendongkrak belanja publik di quartal pertama.

    “Percepatan (pembayaran THR) ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan belanja masyarakat lebih awal dan mendorong perputaran ekonomi,” ujar Purbaya di Jakarta belum lama ini.

    Mengingat awal Ramadan 1447 H jatuh pada 19 Februari 2026, maka pencairan diperkirakan mulai berjalan pada kisaran 26 Februari 2026 atau pada hari Kamis pekan depan.

    Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyatakan penyaluran THR tahun ini lebih cepat dari tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah memastikan akan mencairkan anggaran THR sebesar Rp 55 triliun dalam waktu yang tidak lama lagi atau pada pekan pertama bulan Ramadhan.

    “(Pencairan THR) Minggu pertama puasa. Sebentar lagi,” kata Purbaya.

    Untuk THR tahun 2026, pemerintah mengalokasikan total dana sebesar Rp55 triliun, meningkat sekitar 10,22% dibandingkan tahun sebelumnya.

    Anggaran THR tersebut termasuk dalam proyeksi belanja negara kuartal I-2026 yang mencapai Rp809 triliun secara keseluruhan.

    Secara rinci, pemerintah juga menggelontorkan percepatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp62 triliun, anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi bencana Sumatera Rp6 triliun, serta paket stimulus Rp13 triliun.

    Laman: 1 2 3

  • Arsen, Bocah Viral Sepatu Sobek di Manggarai Penerima PIP Reguler Sejak November 2025

    Arsen, Bocah Viral Sepatu Sobek di Manggarai Penerima PIP Reguler Sejak November 2025

    Ruteng, infopertama.com – Marselinus Beke, akrab disapa Arsen, siswa kelas 1 SDI Golo Lambo, kecamatan Satar Mese, Manggarai kini menjadi buah bibir nasional. Bukan karena prestasinya, bukan juga karena melakukan kejahatan. Ia jadi buah bibir karena mengenakan sepatu sekolah dengan kondisi sobek.

    Praktis, sepatu yang tampak video viral hanya bagian atas saja. Bagian bawahnya, sudah hampir hilang. Seakan, sepatu yang bagi banyak orang sebagai alas kaki, bagi Arsen, hanya sebagai penutup kaki agar tetap kelihatan bersepatu.

    Keberadaan Arsen seakan membuka mata semua anak bangsa, berbagai pertanyaan dituangkan dalam ragam komentar di media sosial, mulai dari kondisi ekonomi keluarga, peran pemerintah, peran sekolah dan banyak pihak.

    Menjawabi ragam pertanyaan itu, infopertama.com berkesempatan menemui Tomas Aquino Jemahan, S.pd, Kepala SDI Golo Lambo di Ruteng, Kamis, 19 Februari 2026.

    Menurut Tomas, Arsen merupakan bungsu dari 6 bersaudara, anak ketiga dari istri ketiga, mama Flora yang diketahui berasal dari Bajawa. Kakak perempuannya, juga siswa kelas IV di SDI Lambo, sementara kakak sulung, laki-laki sudah putus sekolah dan kini sedang berada di Bajawa, Kabupaten Ngada.

    Arsen sendiri, kata Tomas Jemahan sudah terdaftar sebagai penerima Program Indonesia Pintar (PIP) Reguler Sejak November 2025. Kakak perempuannya, yang di kelas IV juga sebagai penerima PIP. Namun, besaran uang yang diterima berbeda antara penerima kelas rendah dan tinggi.

    Orangtua Arsen, jelas Tomas adalah petani dengan penghasilan pas-pasan. Ayahnya, pekerja kebun dan tinggal di kebun. Sementara ibu, selama ini jadi satu-satunya perempuan di Golo Lambo yang bisa panjat pinang. Kemampuan panjat pinang ini juga sebagai sumber penghasilan buat Flora jika dipakai warga memanjat pinang.

    Laman: 1 2 3 4 5

  • Rapel Gaji Pensiun 2025 Dipastikan Cair Penuh, Taspen Tak Ada Potongan

    Rapel Gaji Pensiun 2025 Dipastikan Cair Penuh, Taspen Tak Ada Potongan

    Jakarta, infopertama.com – PT Taspen (Persero) menyatakan bahwa rapel gaji pensiun 2025 merupakan hak resmi pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan dibayarkan penuh sesuai ketentuan berlaku, tanpa ada pemotongan hak apapun.

    Pernyataan tersebut sekaligus merespons keresahan kalangan pensiunan ASN atas beredarnya informasi yang menyebut tentang waktu pencairan tidak serentak, nominal berbeda antarpensiunan, serta dugaan pemotongan hak terkait kebijakan kenaikan gaji tahun anggaran 2026.

    Rapel ini bukan bonus atau tunjangan tambahan, melainkan akumulasi selisih pembayaran dari penyesuaian gaji pensiun periode sebelumnya. Dana ini adalah hak asli pensiunan yang tertunda karena penyesuaian administratif, dirancang untuk menjaga daya beli di tengah kenaikan biaya hidup, terutama pangan dan kesehatan.

    Lebih jauh, Taspen juga menegaskan bahwa tidak ada pengurangan hak. Kesalahpahaman umum bahwa pencairan bertahap atau perbedaan waktu masuk dana berarti pemotongan adalah salah.

    Kondisi itu disebut merupakan konsekuensi mekanisme distribusi untuk menjaga akurasi perhitungan dan keamanan transaksi skala nasional.

    Adapun besaran rapel bervariasi antar pensiunan, karena faktor individu mencakup golongan terakhir saat aktif, masa kerja, status pensiun, serta komponen penyesuaian tertunda. Perbedaan nominal, dari jutaan hingga belasan juta rupiah, adalah wajar dan sesuai sistem kepegawaian.

    Dalam implementasinya, pencairan gaji menggunakan sistem smart distribution dalam dua tahap. Sebagian dana cair lebih awal untuk kebutuhan mendesak, dan sisanya setelah verifikasi akhir. Sistem ini dinilai lebih aman daripada serentak. Berdasarkan pengalaman, langkah ini menjadi upaya menghindari gangguan teknis pada perbankan nasional.

    Laman: 1 2

  • Keren, SMA Negeri 2 Langke Rembong Siap Launching NTT Mart UBSP Lembu Nai, Dukung Program Dasa Cita Ayo Bangun NTT

    Keren, SMA Negeri 2 Langke Rembong Siap Launching NTT Mart UBSP Lembu Nai, Dukung Program Dasa Cita Ayo Bangun NTT

    Ruteng, infopertama.com – SMA Negeri 2 Langke Rembong akan meluncurkan NTT Mart yang dikelola Unit Bisnis Sekolah Produktif (UBSP) Lembu Nai yang rencananya dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2026.

    Peluncuran NTT Mart UBSP Lembu Nai ini dalam rangka mendukung pelaksanaan Program Prioritas Dasa Cita Ayo Bangun NTT melalui Gerakan Beli NTT, sebagai wujud komitmen Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam memperkuat produksi dan pemasaran produk Industri Mikro dan Kecil (IMK) serta UMKM lokal.

    Demikian disampaikan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Manggarai, Frumencius L. T. Kurniawan, S.E., di ruang kerjanya, Senin, 26 Januari 2026.

    “NTT Mart ini menjadi etalase produk IMK dan UMKM lokal sekaligus sarana edukasi bagi generasi muda untuk mencintai dan menggunakan produk daerah sendiri. Ini adalah langkah strategis dalam memperluas akses pasar produk NTT sekaligus menumbuhkan ekosistem ekonomi lokal yang kuat dan berkelanjutan,” ujar Frumencius.

    Ia menambahkan bahwa keterlibatan sekolah dalam Gerakan Beli NTT merupakan inovasi penting karena mengintegrasikan pendidikan dengan penguatan ekonomi daerah.

    “Kami berharap model NTT Mart berbasis sekolah ini dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain di seluruh wilayah Manggarai, sehingga Gerakan Beli NTT tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar hidup dalam aktivitas sehari-hari masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan,” tambahnya.

    Ia menambahkan Program NTT Mart ini merupakan bagian dari strategi penguatan ekonomi lokal berbasis pendidikan, sekaligus sebagai media pembelajaran kewirausahaan bagi para siswa. Melalui NTT Mart, sekolah tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan formal, tetapi juga sebagai pusat pengembangan karakter wirausaha dan pemberdayaan produk lokal.

    Laman: 1 2 3

  • GPM di Podium Natas Labar–Motang Rua sebagai Tindak Lanjut Rakor TPID

    GPM di Podium Natas Labar–Motang Rua sebagai Tindak Lanjut Rakor TPID

    Ruteng, infopertama.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) pada hari ini (Senin, 22/12) di Podium Natas Labar – Motang Rua.

    Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi TPID yang dilaksanakan pada Jumat, 19 Desember 2025, dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan pokok.

    GPM dilaksanakan sebagai langkah konkret pemerintah daerah untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Sejumlah komoditas strategis seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur, bawang merah, bawang putih, dan kebutuhan pokok lainnya disediakan dengan harga terjangkau di bawah harga pasar.

    Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Manggarai, Petrus C. Masangkat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam melindungi daya beli masyarakat.

    “Gerakan Pangan Murah ini adalah tindak lanjut langsung dari hasil Rapat Koordinasi TPID. Pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang terjangkau, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujar Petrus C. Masangkat.

    Ia menambahkan, melalui sinergi antarperangkat daerah dan mitra distribusi pangan, pemerintah berupaya menjaga pasokan tetap aman serta menekan potensi inflasi daerah.

    “Kami terus berkoordinasi dengan OPD terkait, Bulog, dan distributor agar ketersediaan pangan tetap terjaga dan harga tidak bergejolak,” tambahnya.

    Laman: 1 2

  • Rakor Antisipasi Lonjakan Harga dan Jaga Stabilitas Pasokan Bahan Pokok Jelang Nataru

    Rakor Antisipasi Lonjakan Harga dan Jaga Stabilitas Pasokan Bahan Pokok Jelang Nataru

    Ruteng, infopertama.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai menggelar rapat koordinasi dalam rangka mengantisipasi potensi lonjakan harga serta menjaga stabilitas pasokan komoditas bahan pokok menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Rapat koordinasi yang berlangsung Jumat (19/12) di Aula Ulumbu tersebut dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Manggarai, Petrus C. Masangkat, S.Sos.

    Rapat ini dihadiri oleh perangkat daerah terkait, antara lain Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Inspektorat Daerah, Dinas Perhubungan, Dinas PUPR Manggarai, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja, Dinas Sosial, Satpol PP, BPS Manggarai, Bagian Kerjasama, Bulog Ruteng Bagian Perekonomian Setda, serta instansi terkait lainnya dan para pelaku usaha /distributor bahan pokok di Kabupaten Manggarai.

    Dalam arahannya, Petrus C. Masangkat, S.Sos menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok, khususnya menjelang hari besar keagamaan yang biasanya diikuti dengan peningkatan kebutuhan masyarakat.

    Rapat membahas kondisi terkini stok dan distribusi sembilan bahan pokok, perkembangan harga di pasar, serta langkah-langkah antisipatif yang perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya kelangkaan maupun lonjakan harga yang tidak wajar.

    Pemerintah Kabupaten Manggarai lanjut Asisten 2 berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan pasar, melakukan monitoring harga secara berkala, serta memperkuat koordinasi dengan distributor dan pedagang guna menjamin kelancaran distribusi bahan pokok. Selain itu, langkah tegas akan diambil apabila ditemukan indikasi penimbunan barang atau praktik spekulasi harga yang merugikan masyarakat.

    Laman: 1 2 3

  • Kembangkan Ayam Petelur, BUMdes Ruang Target Supplier Manggarai

    Kembangkan Ayam Petelur, BUMdes Ruang Target Supplier Manggarai

    Ruteng, infopertama.com – BUMDes Ruang, Kecamatan Satar Mese Utara, mengembangkan budidaya ayam petelur sebagai strategi untuk memperkuat ketahanan ekonomi desa. Saat ini, dari total 300 ekor ayam, sekitar 80 persen sudah aktif bertelur dengan produksi rata-rata mencapai 240 butir per hari.

    Direktur BUMDes Usaha Bersama Ruang, drh. Gundasalfus Guzman, mengisahkan bahwa cikal bakal usaha budidaya ayam petelur lahir dari hasil musyawarah desa yang membahas berbagai potensi ekonomi yang bisa dikembangkan di Desa Ruang. Dalam forum itu, masyarakat dan pemerintah desa menimbang sejumlah opsi usaha, hingga akhirnya sepakat memilih sektor peternakan ayam petelur sebagai yang paling menjanjikan karena dianggap relevan dengan kondisi desa, berkelanjutan, serta memiliki prospek ekonomi yang kuat untuk meningkatkan pendapatan dan kemandirian desa.

    Setelah resmi menjabat sebagai pengurus sejak Januari 2025, pihaknya langsung mengeksekusi rencana tersebut. Dengan dukungan dana ketahanan pangan sebesar Rp144 juta, BUMDes mulai membangun kandang permanen di lahan berukuran 20×10 meter. “Dana ketahanan pangan menjadi modal awal kami untuk membangun fondasi usaha ayam petelur ini,” ucapnya.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan untuk mengembangkan usaha lebih lanjut, BUMDes Ruang juga memperoleh suntikan Dana Investasi dari Kementerian Desa melalui Program TEKAD dengan nominal Rp350 juta. Dana tersebut dialokasikan untuk membangun kandang tambahan dengan konstruksi beton yang lebih permanen dan tahan lama.

    Laman: 1 2 3

  • Workshop Literasi Keuangan Tingkatkan Kemampuan Finansial Anggota Dharma Wanita Persatuan

    Workshop Literasi Keuangan Tingkatkan Kemampuan Finansial Anggota Dharma Wanita Persatuan

    Ruteng, infopertama.com – Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Manggarai mengikuti workshop pelatihan literasi keuangan melalui penguatan Usaha Bersama Simpan Pinjam (UBSP) yang diikuti oleh 67 anggota.

    Mengusung tema “Perempuan Hebat, Melek Finansial”, kegiatan workshop pelatihan literasi keuangan ini berlangsung di Aula Ranaka, Kantor Bupati Manggarai, Senin (1/12/2025).

    Acara ini dibuka secara resmi oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Manggarai, Veny Paput.

    Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perempuan bukan hanya pendamping suami atau ibu bagi anak-anak, tetapi juga berperan sebagai manajer keuangan keluarga.

    Menurutnya, banyak persoalan rumah tangga muncul bukan karena kurangnya rejeki, melainkan karena kurangnya kemampuan dalam mengelola keuangan.

    Ia pun menilai pelatihan ini sangat relevan, karena literasi keuangan bukan sekadar soal menabung atau berbelanja hemat, tetapi juga tentang membuat keputusan finansial yang bijak, cerdas, dan berpihak pada masa depan keluarga.

    “Kita belajar tentang perencanaan, investasi bahkan tentang membedakan kebutuhan dan keinginan,” ujar Veny.

    Lanjut Veny, perempuan yang melek finansial akan mampu membentengi diri dan keluarganya dari jebakan utang konsumtif serta gaya hidup boros yang tidak produktif.

    Ia pun berharap pelatihan ini tidak hanya berhenti pada tataran teori, tetapi menjadi titik awal perubahan pola pikir, sikap. Dan, kebiasaan dalam mengelola keuangan secara lebih bijak dan berkelanjutan.

    “Kita ingin dharma Wanita menjadi contoh perempuan tangguh, cerdas, finansial dan mandiri,” katanya.

    Laman: 1 2

  • Manggarai Posisi Kedua Pertumbuhan Ekonomi Terbaik se-NTT 2025

    Manggarai Posisi Kedua Pertumbuhan Ekonomi Terbaik se-NTT 2025

    Ruteng, infopertama.com – Kabupaten Manggarai kembali mencatat capaian positif dengan menempati posisi kedua tertinggi pertumbuhan ekonomi di Provinsi NTT setelah Manggarai Barat.

    Hingga November 2025, Kabupaten Manggarai mencatat pertumbuhan sebesar 5,70%, sementara Manggarai Barat mencapai 8,02%.

    Adapun secara nominal, PDRB Kab. Manggarai Barat juga mencatat angka tinggi: Sektor Primer Rp527,38 triliun, Sekunder Rp183,48 triliun, dan Tersier Rp592,31 triliun – jauh di atas Kota Kupang.

    Hal ini disampaikan Kepala KPPN Ruteng, Akhmad Zainuddin dalam konferensi pers di Aula Sinergi KPPN Ruteng, Rabu (27/11/2025).

    Capaian ini bahkan melampaui pertumbuhan ekonomi Kota Kupang dan kabupaten lain di provinsi NTT.

    Akhmad menjelaskan bahwa pertumbuhan positif ini didorong terutama oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh antara 3,57% hingga 4,65%.

    “Hal ini menunjukkan daya beli masyarakat masih cukup baik, sehingga permintaan domestik tetap terjaga,” ujarnya.

    Berdasarkan data resmi yang dipaparkan dalam konferensi pers tersebut, realisasi anggaran hingga 26 November 2025 tercatat mencapai Rp4,21 triliun atau sebesar 86,17% dari total pagu anggaran.

    Realisasi tersebut terdiri dari dua komponen utama, yakni Belanja Pemerintah Pusat (BPP) yang telah terealisasi sebesar Rp682,43 miliar atau 78,39%, dan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp3,52 triliun atau 87,86%.

    Capaian ini menunjukkan efektivitas pelaksanaan program pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik di wilayah Manggarai Raya dan Kabupaten Ngada.

    Laman: 1 2 3