Lebih lanjut Bupati dua periode ini menekankan bahwa pengendalian inflasi harus berbasis data yang akurat dan kondisi riil di lapangan. Pemantauan harga tidak cukup dilakukan secara administratif, tetapi harus didukung data produksi dan distribusi.
“Koordinasi penting, tetapi yang tidak kalah penting adalah data produksi. Kita harus tahu kondisi riil di lapangan agar kebijakan yang diambil tepat sasaran,” ujarnya.
Ia juga mendorong optimalisasi potensi lokal, khususnya komoditas strategis seperti cabai, beras, dan hasil pertanian lainnya guna mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.
Sementara itu Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan pasar dan perlindungan terhadap peternak lokal.
“Kita harus berhati-hati dalam mengatur pemasukan komoditas dari luar. Jangan sampai peternak lokal kita dirugikan. Potensi yang kita miliki harus kita optimalkan,” ungkapnya.
Ia juga mengusulkan pemanfaatan alternatif komoditas, seperti daging kerbau, sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga daging di pasaran.
Bulog Pastikan Stok Aman dan Operasi Pasar Berjalan
Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Ruteng, Raymond David Wuri memastikan bahwa ketersediaan stok pangan strategis di Kabupaten Manggarai dalam kondisi aman. Komoditas seperti beras, gula pasir, dan minyak goreng tersedia dan siap disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat.
Bulog juga melaksanakan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta operasi pasar yang akan diintensifkan selama Ramadan hingga menjelang hari raya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











