Selain dari bertani, keluarga Arsen jelas Tomas, seturut pengakuan Mama Flora juga sebagai penerima program keluarga harapan (PKH) yang sampai hari ini sudah tiga (3) kali menerima.
Masuk SD tahun 2025
Demikian Tomas, bahwa Marselinus Beke alias Arsen resmi menjadi murid baru di SDI Golo Lambo sejak 2025. Sebagaimana biasanya, para guru menggali beberapa informasi penting tentang siswa dan latar belakang keluarga. Mulai dari ukur tinggi badan, berat badan dan beberapa data dukung lainnya, termasuk penghasilan bulanan orangtua.
Dari pendataan awal, jelas Tomas, tuk penghasilan bulanan memang tidak jelas, tidak tentu. “Itu menurut keterangan Mama Flora.” Ujar Tomas, Kamis.
Ia menambahkan, “Sebagai siswa baru di SDI Golo Lambo, data Arsen masuk ke Dapodik. Puji Tuhan, sejak November 2025 ia termasuk salah satu penerima Beasiswa PIP dengan besaran Rp225.000. Sementara Kaka perempuannya Arsen, di kelas IV terima PIP dengan nominal Rp450.000. Utuh, tidak ada potongan seperti yang berkembang di luar sekarang.”
Berpakaian Lusuh sejak Awal, Tomas Bantu Belikan Baju dan Tas Baru
Masih menurut kisah Tomas, Arsen memang sejak kali pertama bertemu saat mendaftar sudah mengenakan kaos lusuh. Ketika itu, karena pertemuan pertama, Tomas dan guru-guru belum menaruh perhatian lebih, sebab bisa jadi ia datang sehabis bermain dan belum sempat ganti pakaian.
Saat mulai sekolah, kisah Tomas, bahwa meskipun SDI Golo Lambo ini di kampung, tidak berarti harus kalah style dengan di kota. Karenanya, sekolah menegaskan agar semua siswa harus berpakaian rapi, sepatu, lengkap dengan tas.
Arsen sejak itu jadi pusat perhatian, ia tampil beda sendiri. Seragamnya lusuh. Bukan seragam baru. Kondisi ini menggerakkan rasa kemanusiaan Tomas, juga para guru di SDI Lambo.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











