Arsen, Bocah Viral Sepatu Sobek di Manggarai Penerima PIP Reguler Sejak November 2025

Setelahnya, saya kirimkan video itu ke istri berharap mendapat persetujuan agar bisa belikan Arsen sepatu baru. Video itu mendapat respon positif dari istri Tomas, dengan emoticon menangis, istri Tomas membalas, “Ya, kalau bisalah besok kita bantu seadanya, ya. Kita cari sepatu yang murah saja itu. Sambil menanti ya, siapa tahu ada yang berbelaskasih gitu, teman-teman yang lain.”

Tak berhenti pada komunikasi WA, sepulang rumah, Tomas menunjukkan video itu ke anak-anaknya. Nana, kamu nonton video ini ya, kondisi salah satu murid di sekolah.

Anak bungsu Tomas, yang kebetulan juga kelas I SD, usai menonton itu langsung menangis, ikut sedih dengan kondisi Arsen. Ia lantas mengumpulkan beberapa pasang sepatu dalam kantong plastik. Sambil bilang ke saya, Papa, ini saya bawa besok ke sekolah, buat Arsen. Tapi, saya (Tomas) bilang, nak jangan. Tidak baik kasih barang bekas ke orang. Sampai-sampai, dia ambil tas barunya buat kasih ke Arsen, tapi saya bilang jangan.

Sore harinya, Tomas dan anak saya pergi ke salah satu kios yang ada jual sepatu. Dicoba ke kaki anaknya yang kurang lebih tingginya hampir sama, akhirnya Tomas membelikan sepatu baru tuk Arsen. Meski harganya murah, yang penting Arsen bisa mengenakan sepatu yang layak.

Keesokannya, Tomas kembali menemui Arsen. Arsen dipanggil ke kantor tuk diberikan sepatu. Pemberian sepatu ini tidak dilakukan di kelas, hanya di ruang kepala sekolah antara Tomas dan Arsen.

Video Arsen Posting di Medsos

Video kondisi Arsen bersepatu sobek baru diposting ke media sosial beberapa hari setelahnya.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel