Terpisah Kepala SMA Negeri 2 Langke Rembong Tarsisius Jayagoni disela-sela kesibukannya menyiapkan acara launching, menyampaikan bahwa pendirian NTT Mart merupakan bagian dari program pengembangan UBSP Lembu Nai sebagai unit usaha produktif sekolah. Program ini dirancang agar siswa memperoleh pengalaman nyata dalam mengelola usaha, mulai dari pengadaan barang, pencatatan keuangan, hingga pelayanan konsumen.
“Kami berharap NTT Mart menjadi media pembelajaran kontekstual yang membekali siswa dengan keterampilan hidup dan jiwa entrepreneur sejak dini. Belajar mengelola usaha adalah ilmu yang sangat mahal dan berharga sebagai bekal di kemudian hari, baik bagi kami para guru maupun bagi anak-anak. Ini luar biasa dan patut diapresiasi. Sekolah harus terus mencari kesempatan untuk mengembangkan unit usaha seperti ini agar siswa memiliki pengalaman nyata,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan kegiatan tersebut. “Saya mengapresiasi kerja keras semua pihak. Ini luar biasa. Semua sudah bekerja maksimal meskipun masih dalam proses persiapan. Kita lanjutkan dan perkuat lagi ke depan,” tambahnya.
NTT Mart UBSP Lembu Nai SMA Negeri 2 Langke Rembong akan memasarkan berbagai produk kebutuhan harian serta produk lokal hasil karya IMK/UMKM dan siswa, sehingga menjadi etalase produk unggulan daerah sekaligus sarana distribusi yang mudah dijangkau masyarakat.
Dia menjelaskan Peresmian NTT Mart akan ditandai dengan pengguntingan pita dan peninjauan langsung oleh Gubernur NTT bersama jajaran pemerintah daerah, pimpinan OPD terkait, pihak sekolah, para guru, serta siswa SMA Negeri 2 Langke Rembong.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







