Berita  

Berburu Ilusi dengan Narasi Manipulatif Penolak Geothermal Poco Leok

Narasi Manipulatif

Dalam rumusan yang agak berbeda tetapi sama esensinya, hak atas kebebasan berekspresi diatur sebagai hak konstitusional (Vide Pasal 28 dan 28E UUD 1945), yang kemudian diuraikan lebih lanjut dalam Pasal 7 dan 10 UU No. 30 Tahun 1999 tentang HAM.

Kebenaran Melahirkan Kebencian

Ilusi memang dapat memberikan kita rasa nyaman, tetapi sifatnya hanya sementara. Apalagi kalau kita menebar ilusi hanya demi meraih menarik simpati dan populisme semu.

Sebaliknya kebenaran itu dapat menyakitkan bagi orang yang membenci kebenaran. Tetapi kebenaran itu sebenarnya sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan kita. Kebenaran dapat memberikan kita kebebasan dan kesadaran yang sebenarnya.

Itu sebabnya ilusi dapat lebih mudah diterima. Sebaliknya kebenaran tidak selalu dapat diterima dengan mudah oleh orang lain. Bahkan orang yang mengatakan kebenaran serta-merta dibenci. Persis sama dengan sebuah frasa Bahasa Latin: ”Veritas odium parit” (kebenaran melahirkan kebencian).

Pertarungan antara kebenaran dan ilusi di ruang publik sejatinya adalah pertarungan antara orang jujur dan pembohong. Orang yang jujur tidak memerlukan banyak alasan untuk menjelaskan tindakannya. Sebab mereka memiliki kesadaran yang jelas tentang apa yang benar dan apa yang salah.

Sebaliknya, para pembohong yang menebar ilusi, akan selalu mencari alasan untuk membenarkan tindakannya. Bahkaan untuk pembenaran pun, mereka berani membuat alasan yang tidak masuk akal alias berbohong atau membodohi masyarakat.

Menghadapi kecenderungan destruktif seperti itu, Abraham Lincoln mengingatkan: “You can fool all the people some of the time and some of the people all the time, but you cannot fool all the people all the time” (Kamu dapat membohongi semua orang pada suatu waktu tertentu dan membohongi orang-orang tertentu sepanjang waktu, tetapi kamu tidak dapat membohongi semua orang sepanjang waktu).

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN