Namun saya tidak mengindahkan permintaan yayasan, termasuk tidak masuk les di jam pelajaran sore hari. Karena saya masi merasa tidak nyaman dengan pertimbangan persoalan saya dan kepsek belum ada penyelesaian.
Pada Kamis, 25/10/2022, saya sempat berupaya untuk masuk sekolah. Dan, saat itu juga yayasan kembali memanggil saya untuk memberikan surat skorsing kepada saya, selama empat hari tanpa melampirkan tanggal batasan skorsing, dengan alasan kemarin sore saya tidak Masuk les.
Sejak senin, 31 /10/2022, saya kembali ke sekolah dan sempat menghubungi ketua yayasan untuk bisa mendampingi saya bertemu kepsek. Memediasi masalah saya bersama kepsek. Namun ternyata yayasan sendiri sudah menunggu saya di sekolah, dan terlebih dahulu mempertanyakan soal keterlambatan kehadiran saya yang terlambat hadir di sekolah hari ini, sehingga mediasi tersebut tidak berlanjut.
“Bahkan saya meminta klarifikasi dengan kepsekpun tidak diindahkan oleh yayasan, dengan alasan tidak ada lagi yang perlu diklarifikasi. Saat itu, saya meminta kepada piket untuk pertemukan saya dan kepsek namun kepsek tidak mengindahkan permintaan saya untuk bertemu. Terakhir, sebelum saya pulang, saya meminta kepada ketua yayasan dan piket untuk memanggil ibu Merlin menanyakan soal kebenaran pernyataannya yang telah ia sampaikan ke kepsek soal uang kolekte tersebut. Dan, ibu merlin dengan lantang menjawab benar saya telah menyampaikan pernyataan seperti itu. Bahkan saya meminta agar ibu Merlin harus bisa mempertanggungjawabkan pernyataannya itu nanti, karena saya tidak pernah menyampaikan pernyataan tersebut.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







