Aksi ini dimotori oleh Relawan Kabeh Sedulur Tamansiswa Indonesia dan Relawan Generasi Emas Rakyat Indonesia, yang menyatakan komitmennya untuk terus berada di garda terdepan dalam mendukung Presiden Prabowo.
Ditemui usai aksi, Indria Febriansyah memberikan pandangan terkait dinamika pemerintahan dan harapan masyarakat setelah adanya perombakan kabinet.
“Kami melihat ada apresiasi nyata dari masyarakat ketika beberapa posisi menteri diganti, seperti Menkeu, Menkopolhukam, Menteri Koperasi, hingga Menpora. Masyarakat merasakan optimisme baru dan harapan cerah dalam mencari kehidupan yang lebih baik di bangsa ini.”
“Penyegaran ini memang penting, karena program dan visi Asta Cita Presiden Prabowo yang menjadi program prioritas cepat terasa berjalan lambat dalam implementasinya,” ungkap Indria.
Indria menambahkan bahwa banyak masyarakat menantikan percepatan program ekonomi kerakyatan.
“Hingga saat ini, perputaran ekonomi di lapisan bawah masih belum terasa signifikan. Dapur ekonomi rakyat belum banyak yang terbangun, sehingga daya dorong ke arah perbaikan ekonomi belum sesuai harapan. Misalnya, program Koperasi Desa Merah Putih yang sudah diluncurkan pertengahan tahun ini, ternyata baru sebatas seremonial. Implementasinya di lapangan belum berjalan sesuai target,” jelasnya.
AMPPP berharap ke depan ada langkah nyata pemerintah dalam mempercepat implementasi program, sehingga dampaknya dapat segera dirasakan langsung oleh rakyat.
Dengan gerakan ini, AMPPP menegaskan bahwa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto adalah mandat rakyat yang harus dijaga bersama, sekaligus mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu menjaga stabilitas dan arah pembangunan nasional.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







