Kampus Sarjana Rakyat Untuk Republik
Yogyakarta, infopertama.com – Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) “APMD” menggelar Sarasehan, Launching Buku dan Alumni Pulang Kampus dalam rangka “60 Tahun STPMD “APMD” – Kampus Sarjana Rakyat Untuk Republik”.
Menurut Dr. Sutoro Eko, Ketua STPMD “APMD”, kegiatan Sarasehan, Launching Buku dan Alumni Pulang Kampus dengan tema: 60 Tahun STPMD “APMD” -Kampus Sarjana Rakyat Untuk Republik” merupakan bagian dari dari refleksi perjalanan panjang STPMD “APMD” yang didirikan selaras dengan realitas.
Realitas pertama, mengapa ada nama desa, karena para pendiri STPMD “APMD” ikut berjuang, ikut bergerilia memperjuangkan kemerdekaan repubublik Indonesia, dibantu oleh rakyat desa. Itulah yang kemudian menumbuhkan spirit etik untuk berbalas budi kepada mereka, supaya rakyat jelata itu memperoleh akses ke pendidikan tinggi, karena kuliah menjadi barang mewah bagi rakyat.
Realitas kedua bahwa mayoritas mahasiswa kita merupakan rakyat jelata, tidak hanya dari desa-desa di Jawa, tetapi juga dari seluruh penjuru negeri; anak petani, anak nelayan, anak buruh dan sebagainya dari seluruh negeri. Ada juga anak PNS atau ASN, tetapi kebanyakan mereka hidup pas-pasan, gali lubang tutup lubang-yang secara ekonomi berada di kelas bahwah.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







