Cepat, Lugas dan Berimbang

Yayasan Ayo Indonesia Edukasi Dampak Perubahan Iklim bagi Kelompok Disabilitas di Desa Persiapan Wade

Oplus_131072

Kristianus juga mengajak Kelompok Disabilitas Desa (KDD) untuk bekerja sama membangun usaha budidaya sayuran sebagai salah satu upaya memperkuat ekonomi keluarga. Ia menilai kelompok disabilitas memiliki potensi untuk terlibat aktif dalam kegiatan pertanian apabila didukung dengan pendampingan dan semangat gotong royong.

Selain itu, ia mengajak anggota masyarakat yang telah menerima bantuan ternak babi dari pemerintah desa untuk memanfaatkan kotoran ternak sebagai pupuk organik yang dicampur dengan arang hayati atau biochar. Menurutnya, cara tersebut dapat membantu meningkatkan kesuburan tanah sekaligus mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

Dalam kesempatan itu, Kristianus juga membagikan pengalaman orang tua pada masa lalu dalam bercocok tanam kastela atau ubi kayu. Ia menjelaskan bahwa sebelum menanam, masyarakat biasanya membakar semak sehingga menghasilkan abu dan arang di lahan. Setelah itu kastela ditanam dan mampu tumbuh subur dengan hasil yang baik.

“Dulu orang tua kita sudah mengenal cara-cara alami menjaga kesuburan tanah. Pengalaman itu perlu dipelajari kembali untuk menjawab tantangan perubahan iklim sekarang,” ujarnya.

Pada penutupan kegiatan, Kristianus kembali mengajak kelompok disabilitas untuk mulai menanam sayuran secara bersama-sama dan membangun semangat kerja kolektif. Ia meminta staf Yayasan Ayo Indonesia memberikan pelatihan teknis tentang cara membuat arang dan penggunaannya sebagai media tanam di lahan pertanian masyarakat.

Selain itu, untuk memperkuat ketahanan pangan desa, ia mendorong kelompok masyarakat mulai menanam sorgum karena masih tersedia lahan kosong yang potensial dikembangkan di Desa Persiapan Wade. Kristianus juga meminta Yayasan Ayo Indonesia membantu menyediakan benih sorgum serta memberikan pelatihan pengolahan pascapanen agar tanaman tersebut memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN