Cepat, Lugas dan Berimbang

Tanam Bambu untuk Menjamin Ketersediaan Air

Sedangkan Yohanes Sentis, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Manggarai Timur mendorong anggota kelompok tani suka maju supaya pada kawasan ini, selain tananan perdagangan (cengkeh, pala, durian, kopi) sebaiknya juga ditanami beberapa jenis tanaman pangan lokal untuk menjamin ketahanan pangan. Khusus untuk Tanaman Kopi, saran Jhon seharusnya ditanami juga tanaman penaung (sombar) supaya usia produksi kopi tidak hanya 5 – 10 tahun tetapi lebih jangka panjang.

Kerja kolaborasi menjadi kunci keberhasilan

Susy kepada media menjelaskan bahwa kegiatan hari ini termasuk salah satu kampanye keberlanjutan (sustainabelity campaign) dari Bank CIMB Niaga dimana one house one tree, jadi setiap nasabah yang menggunakan produk KPR (Kredit Pemilikan Rumah), mereka itu, satu nasabah menyumbang satu pohon untuk ditanam di sini (Kawasan Hutan RTK 110 Manus Mbengan).

Jadi kita harap juga kita bersama-sama kan tadi ada masyarakat, ada nasabah, dan Bank CIMB Niaga, Pemerintah, itu kita semua mendukung upaya mitigasi iklim melalui konservasi lingkungan karena arah ke depan kita juga harus mendukung realisasi dari SDGS, sekarang untuk masa depan. Apa yang kita lakukan sekarang itu, kita berharap bermanfaat untuk masa depan.

Jadi kegiatan kita yang pertama-tama, ungkap Susy, adalah untuk lingkungan, berharap dari bambu ada pelestarian lingkungan bisa mitigasi air, mengikat air, jadi air yang tadi Ibu Regina (Camat Kota Komba) katakan, terjadi kesusahan air di sini maka dengan bambu-bambu itu bisa mengumpulkan dan mengikat air sehingga volume airnya naik. Di samping itu, selain bambu kita juga bantu dalam hal ekonomi melalui penyediaan bibit kopi, dan pala. Tujuan dari penanaman kedua jenis tanaman perdagangan tersebut adalah untuk meningkatkan ekonomi.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN