infopertama.com – Bonefasius Pedor, yang akrab disapa Boni, adalah seorang ayah dari empat orang anak. Salah satu anaknya merupakan penyandang disabilitas. Ia tinggal di Desa Ranaka, Kecamatan Wae Rii, Kabupaten Manggarai. Boni dikenal sebagai pribadi yang aktif dan berdedikasi dalam kehidupan sosial masyarakat.
Ia mengemban berbagai peran, antara lain sebagai Pengurus Kelompok Basis Gerejani (KBG) Santo Yosef, Wakil Ketua BPD, Ketua Kelompok Disabilitas Desa Ranaka, serta Ketua Kelompok Pariwisata Desa Ranaka.
Perjalanan Boni menuju kemandirian ekonomi dimulai dua tahun lalu, ketika Ayo Indonesia atas dukungan dana dari MissionProkur SVD Swiss mengajaknya merintis usaha kecil dengan menanam sayuran dan memproduksi pupuk organik berbahan karbon. Melalui pendekatan yang berkelanjutan, Ayo Indonesia mendampingi Boni untuk membangun pola pikir kewirausahaan dan menekuni usaha pupuk organik secara konsisten.
Menurut Prof. Dr. dr. Mohammad Ali, Sp.S(K), ahli neurosains dan neurologi Universitas Indonesia, perubahan perilaku membutuhkan intervensi serta pelatihan yang dilakukan secara berulang. Pendekatan inilah yang diterapkan Ayo Indonesia melalui pendampingan rutin. Staf Ayo Indonesia secara berkala mengunjungi Boni untuk lejong (berdiskusi) secara motivatif, melatih teknik produksi karbon dari sekam padi sebagai bahan pupuk organik, serta memfasilitasi pertemuan dengan para pelaku usaha yang telah berhasil. Seluruh proses ini bertujuan menumbuhkan mental kewirausahaan dalam diri Boni.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







