Tak Pernah Luput dari Risiko

Sebab ada rasa takut akan risiko. Ada yang cemas akan tantangan dan hal itu terasa membebankan. Ada lagi yang ‘tak mau repot’ bila mesti bergiat demi yang lain. Sebab itulah ia hanya lebih suka akan interesenya sendiri. Ia hanya ingin merasa ‘damai di dalam zonanya sendiri.’ Sebab, “melayani berarti menanggung beban orang lain.”

Dalam satu persekutuan apa saja bisa saja terdapat sosok ‘yang bicaranya banyak, omongnya tinggi, suaranya kedengaran jelas.’ Ini juga perlu. Dan akan menjadi bergema sekiranya bawakan pada aksi nyata ‘segera dilaksanakan.’ Tentu butuhkan pula spirit penuh perjuangan. Jika sebaliknya? Kata-kata William Shakespeare sungguh menantang, “Orang yang tidak berjuang akan mati berulang-ulang sebelum ia akhirnya sungguh-sungguh mati.”

Dan si Bijak pun berdoa, “Berikanlah keberanian untuk hidup secara penuh, walaupun itu penuh risiko; untuk hidup penuh semangat, walaupun menyakitkan; dan untuk hidup spontan, walaupun dengan demikian aku melakukan kesalahan…” (A Cry for Mercy, H. Nouwen).

Si Devin Frye punya keyakinan, “Jangan pernah menyesal mengambil kesempatan, bahkan jika kamu jatuh tersungkur. Lebih baik mengetahui bahwa kamu telah mencoba dan gagal dari pada hanya sebatas bertanya-tanya ‘bagaimana jika….’?”

Verbo Dei Amorem Spiranti

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel