Cepat, Lugas dan Berimbang

Tahun Jubileum: Ajang Temu Berkah Antara Peziarah dan Pencopet?

Roma, sedikitnya di area berdekatan dengan Vatikan, sudah ditata. Tak seperti biasanya, sudah lumayan sedap dipandang dan dialami. Di hari-hari ini sudah tak terlihat lagi ‘kaum senza tetto’ (homeless) yang biasanya mangkal di emperan gedung-gedung atau pun di antara tiang-tiang raksasa Lapangan Santu Petrus.

Balada kaum kecil dan sederhana di Tahun Jubileum

Namun, di manakah kaum sederhana ini berada dan habiskan waktu mereka di sepanjang malam di dingin ini? Memang tak terlihat lagi beberapa perempuan tampak gelandangan, dengan gendongan anak-anak mereka, atau beberapa bapa yang tampak lusuh, kurus dan kusam yang biasanya bermangkal di dekat seputaran lapangan St Petrus. Di mana kah mereka?

Orang-orang sederhana ini tak bernasib seindah para peziarah yang diatur tertib oleh panitia untuk akhirnya bisa lewati Pintu Suci (Porta Santa). Kaum sederhana, orang-orang tanpa kediaman, para pengemis, mungkin saja telah ditertibkan dan diistimewakan dengan cara-cara tersendiri. Tentulah Paus Fransiskus tak menghendaki sekiranya kaum sederhana dan tak beruntung nasib ini tak dapatkan perhatian yang wajar. Masih terdapat banyak asosiasi karitatif yang tetap berbelaskasih. Bagaimana pun….

Kota Roma sebagai Kota destinasi wisata historis dan religius, dan terlebih Vatikan sebagai Pusat Kekatolikan Universal penuh kebanggaan, tentu tak luput dari cerita-cerita kabut suramnya. Bukan cerita baru jika misalnya, ‘The dark side of the papacy,’ ‘sisi gelap kepausan dalam titik-titik apapun disorot dan terus diulang-ulang.

Peziarahan ini mesti menantang pula

Tapi, mari kita kembali ke kisah-kisah di hari-hari ini. Bicara tentang Roma-Vatikan, oleh kaum sederhana di kampung-kampung segera yang dibayangkan adanya kemewahan perayaan liturgi, devosi spiritual untuk menuju kekudusan. Sebab, di Roma-Vatikan itu tinggal Bapa Suci dan banyak Bapa Kardinal serta banyak pejabat Gereja. Semuanya pasti serba lurus dan mulus-mulus saja. Tetapi, ‘Jika Anda ke Roma, Anda mesti sedikit bahkan ekstra hati-hati juga.’

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN