Ruteng, infopertama.com – Direktur Badan Pelaksana Otorita Pariwisata (BPOP) Labuan Bajo, Shana Fhatina mengapresiasi para Legenda Balap Tour de Flores Heritage (TdFH). Para Legenda Balap yang tergabung dalam Komunitas Legend Riders Club itu selama sepekan ini melaksanakan tour di Pulau Flores.
Demikian Shana menyampaikan terima kasih kepada Legenda Balap TdFH Rio Sarwono dan rekan-rekan yang sudah menjelajahi Flores dengan segala daya tariknya.
“Terima kasih untuk kegiatan ini dan ke depan even seperti ini kita buat lebih besar lagi.” Tutur Direktur BPOP itu saat menyambut rombongan Legenda Balap TdFH di Batu Cermin, Labuan Bajo.
Labuan Bajo, Kata Shana butuh diperkenalkan jalur-jalur wisata minat khusus termasuk touring ini.
“Ke depan, kita akan kolaborasi sehingga rest area bisa menyentuh desa wisata, kuliner lokal. Dan, sanggar kebudayaan sepanjang pulau Flores,” pungkas Direktur BPOP Shana Fhatina.
Ketahui, rombongan Legenda Balap TdFH ini memulai dari Kota Larantuka, Flores Timur pada 24 Oktober dan berakhir di Labuan Bajo, pada Senin, 31 Oktober 2022.
Pada etape akhir menempuh jarak 140 km atau 4 jam perjalanan dengan mengambil titik start Kota Seribu Gereja – julukan bagi kota Ruteng, Ibu kota Kabupaten Manggarai. Dan, berakhir di Labuan Bajo, Ibukota Manggarai Barat sekaligus menjadi titik akhir tour kali ini.
Sebelum meninggalkan Ruteng, sebuah kota yang berada di dataran pengunungan Mandosawu, para legenda mengunjungi Gereja Katedral Lama Ruteng (sebuah Gereja dengan arsitektur bangunan khas Eropa). Mengutip laman kebudayaan kemendikbud, situs ini masuk dalam “Bangunan Cagar Budaya/Objek Diduga Cagar Budaya”.

