Untuk diketahui Desa Kepoh terdiri dari 10 dukuh atau dusun. Dengan jumlah penduduk sekitar 3000 jiwa. Tersebar di kawasan hutan jati. Jarak Kepoh ke pusat Kecamatan Jati sejauh lebih dari 13 kilometer.
Lintas Kementerian
Usai meninjau kerusakan jalan di Kepoh itu, Bupati Arief mengemukakan, pembangunan jalan kabupaten dan jalan desa yang rusak di tengah hutan wilayah Kabupaten Blora butuh sinergi lintas Kementerian dan BUMN.
“Blora ini separuh wilayahnya berupa hutan jati Perhutani. Dari jumlah 271 desa se -Kabupaten, separuhnya atau sebanyak 138 desa berada di tengah kawasan hutan. Banyak jalan jalan yang rusak. Sebagian sudah dibangun Pemkab, seperti 2022 kemarin ada peningkatan jalan ruas Gejeg Kepoh – Kemadoh. Namun tidak lama dilewati truk truk besar Perhutani mengangkut hasil hutan sehingga kembali rusak dan dikeluhkan masyarakat,” ungkap Bupati.
Dikatakan, padahal jalan tersebut bukan hanya jalur Perhutani, namun juga merupakan jalur terdekat anak anak menuju sekolah, menuju Puskesmas, dan akses ekonomi masyarakat untuk menjual hasil panen. Komoditas utamanya jagung.
“Oleh karena itu hari ini kami tinjau langsung sekaligus mengambil dokumentasi sebagai bahan rapat dengan lintas kementerian dan BUMN. Kami ingin koordinasi dengan Kementerian BUMN dan Perhutani serta Kementerian PUPR. Semoga ada solusi terbaik untuk masyarakat yang sudah puluhan tahun mengindamkan jalan bagus,” tambah Bupati.
Menurut Bupati, selama dua tahun terakhir Pemkab telah menganggarkan sekitar Rp 450 Miliar untuk pembangunan jalan kabupaten. Namun masih belum cukup dan banyak jalan di kawasan hutan yang kondisinya memprihatinkan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







