Sendal Seribu, Paskah: Berjalan bersama Yesus yang Bangkit

Singkatnya, seluruh hidup dan karya YESUS menjadi hidup dan karya kita. Idealnya demikian. Tetapi, kita kerap kurang menyadari akan kehadiranNYA yang senantiasa berjalan bersama kita. Kita terlalu fokus pada masalah, kekurangan, masa lalu, kesedihan dan aneka persoalan di dalam hidup kita sehingga kita tidak bisa melihat dan merasakan kehadiran YESUS yang berjalan dengan kita. Alhasil, program hidup kita bukanlah program hidup yang kita bangun bersama YESUS tetapi menjadi program pribadi. Ada kehilangan kontak dengan YESUS, Programmer Sejati.

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Persis, demikian yang dialami oleh kedua murid dalam perjalanan ke Emaus. Ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak bisa melihat dan menyadari bahwa yang ada bersama mereka di tengah perjalanan itu adalah YESUS sendiri. Semuanya tersingkap, saat YESUS mengadakan “Ekaristi” bersama mereka di Emaus. Mata mereka terbuka dan mereka mengenal itu YESUS, tetapi YESUS sudah menghilang lagi.

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
BIla kita masih memiliki cara pandang yang lama dalam hidup kita, maka kita tidak akan pernah bisa melihat dan mengalami YESUS dalam kehidupan kita setiap hari, di dalam diri sesama kita, di dalam keluarga kita dan di dalam komunitas kita. EKARISTI akan membuat kita memiliki pandangan yang baru tentang diri sendiri, keluarga dan sesama sebab di dalam EKARISTI kita sendiri akan melihat dan mengalami YESUS sendiri yang datang dan tinggal di antara kita, dan yang senantiasa berjalan bersama dengan kita. Inilah PASKAH kita.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel