Kuhidup di dalam Yesus Ekaristi Kudus
Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Santo Josemaria Escriva pernah mengatakan demikian: “Puteraku, teruslah menyambut komuni setiap hari dan pikirkanlah jadi apakah aku nanti jika aku tidak menyambutNya”. Sebagai orang Kristiani, hidup kita hendaknya mengalir dan bersumber dari Sakramen Ekaristi. Sebab, Ekaristi adalah pusat dan puncak hidup Umat Beriman, Ekaristi menjadi awal dan titik akhir kita dalam menghayati dan mengamalkan hidup kita sebagai seorang yang beriman.
TANPA EKARISTI, hidup beriman kita akan terasa sangat hambar. Hidup beriman kita akan kehilangan gairah dan makna. Hidup beriman kita akan mati.
Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Setiap hari, Yesus selalu menawarkan TubuhNya untuk kita santap. Yesus rindu kita tinggal di dalam hadiratNya. Yesus sangat rindu kita tinggal di dalam DIA. Karena itu, baiklah kita setiap hari [jika memungkinkan] atau paling kurang seminggu sekali, pergilah menyambut komuni. Pergilah menyambut TUBUH KRISTUS, biar YESUS sungguh tinggal dan menetap di dalam hati kita dan kitapun tinggal dan menetap di dalam HATINYA YANG TERAMAT KUDUS dan mengalamiNYA setiap hari di setiap peristiwa hidup kita.
Kita harus berani untuk memutuskan HIDUP OLEH DAN DALAM YESUS SETIAP HARI di dalam hidup ini. Kita harus berani untuk meringankan kaki, melapangkan dada, membuka hati untuk YESUS yang hadir dalam Ekaristi setiap hari. “BARANGSIAPA YANG MEMAKAN AKU, AKAN HIDUP OLEH AKU” (Yoh 6:57).
Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Mari kita dalami dan hayati dulu kata-kata ini: “Engkau merasa cemas dan sedih karena komuni-komunimu terasa hampa dan kering. Pada waktu engkau menyambut Sakramen Mahakudus; apakah engkau mencari dirimu sendiri atau mencari Yesus? Jika engkau mencari dirimu sendiri, memang ada alasan untuk bersedih hati.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






