Sendal Seribu, Kita: Bangunan Allah

Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri. Sesudah Yesus bangkit dari antara orang mati, barulah teringat oleh murid-murid-Nya bahwa hal itu telah dikatakan-Nya. Maka percayalah mereka akan Kitab Suci dan akan perkataan yang telah diucapkan Yesus.

Kita: Bangunan Allah

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih dalam Kristus,
Sejenak berkisah tentang Pesta pemberkatan Gereja Basilika Lateran yang kita rayakan pada hari ini. Basilik agung ini didirikan oleh kaisar Konstantinus Agung, putera Santa Helena, pada tahun 324.

Dalam konteks sejarah Gereja Kristen, basilik ini merupakan basilik agung yang pertama, yang melambangkan kemerdekaan dan perdamaian di dalam Gereja setelah tiga abad lebih berada di dalam kancah penghambatan dan penganiayaan kaisar-kaisar Romawi yang kafir. Pemberkatannya yang kita peringati pada hari ini merupakan peringatan akan kemerdekaan dan perdamaian itu.

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Pada moment Pesta Pemberkatan Basilik Lateran ini, kepada kita disuguhkan bacaan-bacaan suci yang membawa kita untuk sedikit lebih dalam memaknai tubuh sebagai bait Allah. Kisah Yesus yang mengamuk di Bait Allah menegaskan kepada kita bahwa segala bentuk transaksi duniawi tidak pantas dan layak terjadi di Bait Allah. Bait Allah adalah tempat suci. Tempat di mana Allah bersemayam dan bertahta dalam kemuliaan dan kekudusanNya. Tempat di mana kita bertemu dan bersekutu dengan Allah lebih akrab dan intim. Ketika urusan yang ilahi dicampuri dengan urusan duniawi maka kita akan memfokuskan pada satu hal dan mengabaikan yang lain. YESUS tidak mau urusan dengan ALLAH dicampuri dan diganggu dengan urusan duniawi. BAIT ALLAH adalah BAIT ALLAH tidak bisa ganti dengan apapun juga. Inilah tempat di mana, segala hati bersatu, segala rasa menyatu, segala pikiran diarahkan pada satu titik dan tujuan yaitu ALLAH.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel