Maka kata Yesus, “Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia, dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri, tetapi Aku berbicara tentang hal-hal, sebagaimana diajarkan Bapa kepada-Ku. Dan Ia yang telah mengutus Aku, menyertai Aku! Ia tidak membiarkan Aku sendiri, sebab Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepada-Nya.” Setelah Yesus mengatakan semuanya itu, banyak orang percaya kepada-Nya.
Demikianlah Sabda Tuhan
Ada Yesus di Salib Itu
Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Taruhlah harapan kita pada Tuhan. Jadilah perwira dan tabahkanlah hati. Letakkan kepercayaan kita pada ALLAH maka kita tidak akan pernah melupakan TUHAN sedikitpun di dalam hidup kita dan tidak akan menggantungkan diri sepenuhnya pada nafsu sesaat dan keinginan-keinginan duniawi. Jika tidak demikian, maka kita akan mudah diombang-ambingkan oleh derasnya arus gelombang kenikmatan duniawi yang membuat kapal kehidupan kita menjadi karam, kehilangan arah kompas hidup dan tidak sampai pada dermaga kasih ALLAH.
Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
KEMANAKAH kita akan lari, bila kita menghadapi masalah dan tantangan, ketika kita mengalami betapa rapuhnya kita di tengah penderitaan dan cobaan yang kita hadapi sekarang? DATANGLAH DAN ARAHKANLAH PANDANGAN KITA KEPADA YESUS YANG TERSALIB. DIA MASIH ADA DI SANA. DIA MASIH MERENTANGKAN TANGANNYA HENDAK MERANGKUL KITA ANAK-ANAKNYA AGAR SELALU BERADA DI DALAM RANGKULANNYA.
YESUS yang terentang di SALIB memberikan kekuatan kepada kita untu bertahan dalam setiap penderitaan dan cobaan yang kita alami. Santo Pio pernah berkata: “Di dalam hidup ini, YESUS tidak memintamu membawa salib berat bersamaNya, melainkan hanya potongan kecil salibNya, potongan yang terdiri dari penderitaan manusia.”
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






