Dalam konteks saat ini, pendidikan humanistik menjadi landasan untuk mengintegrasikan kemajuan teknologi dengan nilai-nilai etika dan moral.
“Melalui prinsip humanistik, kita membentuk manusia yang tidak hanya pandai, tetapi juga bijaksana,” katanya.
Kolaborasi untuk Pendidikan yang Berkesinambungan
Seminar ini menjadi platform untuk berdiskusi dan berbagi pandangan tentang masa depan pendidikan di tengah transformasi digital.
Peserta seminar, baik dari kalangan akademisi maupun praktisi, diharapkan dapat mengimplementasikan konsep-konsep yang dibahas untuk menciptakan pendidikan yang relevan dan berkelanjutan.
Dekan FKIP menutup acara dengan harapan, “Semoga seminar ini membawa kita lebih dekat pada pendidikan yang memanusiakan manusia.”
Pantauan infopertama.com, kegiatan itu dilakukan dengan cara Daring (Dalam jaringan) dan tatap Muka.
Pembicara 1, Prof. Yaya memaparkan materinya melalui zoom, sedangkan Dr. Marsel hadir secara tatap muka.
Hadir dalam kegiatan itu Dekan FKIP Unika St. Paulus Ruteng , Dr. Yohanes Mariano Dangku, S.Fil., M.Pd., Wakil Dekan FKIP, Bedilius Gunur, M.Pd., Sekretaris Rektor, Rudolof Ngalu, S.Fil.,M.Pd., para Dosen FKIP, dan utusan mahasiswa dari prodi-prodi FKIP.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






