Simak: Unika St. Paulus Ruteng Salurkan Bantuan untuk Korban Letusan Gunung Lewotobi
Implementasi Pendidikan Humanistik dan Teknologi
Prof. Dr. Yaya S. Kusumah dari FPMIPA UPI menyampaikan materi tentang integrasi pendidikan humanistik dengan teknologi di era Revolusi Industri 4.0.
Ia menekankan pentingnya memanfaatkan teknologi seperti kecerdasan buatan, realitas virtual, dan pembelajaran daring untuk mendukung pembelajaran berbasis nilai-nilai humanistik.
“Guru di era digital harus beradaptasi menjadi fasilitator nilai, etika, dan kebijaksanaan yang tidak bisa diajarkan oleh mesin,” ujar Prof. Yaya.
Ia juga memaparkan berbagai strategi pembelajaran inovatif, seperti proyek kolaborasi daring dan penggunaan media interaktif.
Menurutnya, teknologi dapat memperluas akses pendidikan tanpa kehilangan nilai-nilai kemanusiaan. Namun, tantangan seperti kesenjangan digital dan perlunya keterampilan baru dalam pembelajaran harus diatasi dengan pendekatan yang inklusif.
Sejarah dan Prinsip Pendidikan Humanistik
Dr. Marselus R. Payong, M.Pd., membahas asal-usul filsafat humanisme dalam pendidikan serta relevansinya di era digital.
Dalam pemaparan materinya, Dr. Marsel menyoroti tentang pendidikan humanistic yang bertujuan mengembangkan potensi individu secara holistik.
“Pendidikan humanistik bukan sekadar transfer ilmu, melainkan juga membangun karakter dan tanggung jawab sosial,” jelasnya.
Baca juga: Dr. Manfret Habur Dilantik Sebagai Rektor Unika St. Paulus Ruteng
Dr. Marselus menekankan bahwa pendidikan humanistik berakar pada filsafat Yunani kuno, berkembang pada masa Renaisans, hingga era modern.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






