Menjadi Baru Setiap Hari
Hidup ini adalah sebuah perjalanan. Meninggalkan jejak masa lalu, menjejaki masa kini demi menggapai masa depan. Apa yang terjadi kemarin adalah sebuah masa lalu dengan segala kenangan dan sakit yang telah kita lewati. Hiduplah hari ini dengan sebuah semangat baru. Tanpa terlalu diikat oleh masa lalu dan tanpa dicemaskan oleh masa depan. Hari ini adalah sebuah ‘kantung anggur baru’ yang mesti kita isi dengan sebuah semangat baru; manusia baru. bahkan, setiap hari adalah KANTUNG BARU yang selalu kita isi dengan iman, harap dan cinta yang senantiasa baru.
Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Kita perlu menyadari satu hal ini yakni TIDAK ada rahmat yang sama. Tidak ada anugerah yang sama. Setiap saat, rahmat dan anugerah Allah selalu baru curahkan kepada kita yang percaya dan terbuka pada rencana dan Kehendak Allah.
Kisah injil hari ini, berkisah tentang Yesus yang memberikan jawaban atas pernyataan orang-orang Farisi dan ahli Taurat mengenai sikap yang berbeda antara murid Yohanes dan murid Yesus dalam hal berpuasa. Adalah sebuah ketidakmungkinan yang dilakukan oleh para murid Yesus bila mereka harus berpuasa sementara Yesus secara fisik masih ada bersama dengan mereka. Yang dapat dilakukan saat ini adalah bersukacita sebab YESUS gambar yang kelihatan dari ALLAH hadir dan ada bersama para murid. Selain itu, melalui bacaan Injil pada hari ini, kita diundang untuk senantiasa berusaha menjadi baru dalam YESUS.
Berpuasa adalah salah satu cara yang dapat kita lakukan untuk menanggalakan manusia lama kita, membersihkan hati dan pikiran kita agar kita memiliki hati dan pikiran yang baru yaitu hati dan pikiran ALLAH. Kita menjadi manusia baru di mana segala kegelapan di dalam hidup kita diterangi oleh Terang Kasih Allah.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







