Rapat Tindak Lanjut Pengembangan Kawasan dan Rehabilitasi Kopi di Manggarai

Written by

in

Untuk kegiatan rehabilitasi dan revitalisasi, sejumlah kecamatan telah diusulkan sebagai lokasi prioritas, antara lain Kecamatan Rahong Utara, Reok Barat, dan Cibal. Di wilayah tersebut, berdasarkan hasil identifikasi kondisi tanah dan ketinggian, dinilai sangat potensial untuk pengembangan kopi berbasis komunitas maupun kelompok tani.

Lebih lanjut, dalam rapat juga disoroti sejumlah tantangan pelaksanaan program, terutama terkait kebijakan anggaran. Disampaikan bahwa baik untuk pengembangan kawasan maupun kegiatan revitalisasi, saat ini belum tersedia insentif, baik melalui APBN maupun APBD. Kondisi ini menjadi perhatian bersama, mengingat dukungan pembiayaan sangat dibutuhkan sejak tahap awal, mulai dari pembukaan lahan, penanaman, hingga pemeliharaan ke depan.

Oleh karena itu, seluruh pemangku kepentingan diminta untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan program ini secara serius, agar tetap berjalan optimal meskipun dengan keterbatasan dukungan anggaran.

Selain itu, pula catatan strategis terkait pengembangan wilayah, di mana beberapa kawasan potensial seperti Langke Rembong belum sepenuhnya masuk dalam kawasan perkebunan berdasarkan perencanaan yang ada. Padahal, dari hasil kajian teknis, wilayah tersebut memiliki potensi yang cukup besar untuk pengembangan kopi.

Terpisah, Win, penanggungjawab PT. Triwana Lestari Abadi yang menangani persemaian bibit kopi di Iteng mengatakan,l pekerjaan ini setidaknya telah memberdayakan masyarakat lokal mulai dari anak-anak hingga orangtua khususnya dalam kegiatan pengisian polibag.

Laman: 1 2 3 4

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses