Pada bagian akhir arahan, Bupati Hery Nabit secara khusus minta Dinas Komunikasi dan Informatika agar dapat meng-counter terhadap berita atau informasi yang berkaitan dengan situasi pada Gunung Anak Ranaka. Tujuannya agar tidak terjadi kepanikan pada masyarakat. Pasalnya, informas-informasi yang beredar dalam berbagai platform Media Sosial tersebut telah menimbulkan kepanikan ditengah-tengah warga, terutama warga di sekitar anak Gunung Ranaka.
“Saya minta Dinas Kominfo Manggarai agar segera meng-counter berita-berita atau informasi-informasi yang berseliweran di media social, terutama terkait aktivitas anak gunung ranaka. Informasi-informasi yang tidak bertanggung jawab tersebut berpotensi menimbulkan kepanikan warga. Nah, kalau warga panik, ini bahaya besar. Sekali lagi pantau semua aktivitas di medsos, dan bila perlu jika orang atau pemilik akun kita kenal, datangi orangnya dan sampaikan bahaya dari informasi-informasi yang tidak jelas sumbernya tersebut,” tegasnya.
Menurut Bupati, kalau dibiarkan maka akan muncul penilaian dari warga bahwa Pemerintah Kabupaten Manggarai tidak mampu memberikan kenyamanan terhadap warga Manggarai yang ujung-ujungnya Bupati yang akan disorot. “Bantu saya disini sekali lagi bantu saya disini, jangan main-main dengan informasi-informasi yang berpotensi membuat panik warga. Kalau Diskominfo tidak meng-counter maka akan berakibat fatal dan seolah-olah Pemerintah tidak dapat melakukan filter terhadap informasi-informasi yang dilakukan oleh oknum di Media Sosial,” tegasnya.


Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












