Pemeriksaan kesehatan yang lain sebagai satu cara untuk mencegah Stunting adalah pemeriksaan haemoglobin, pengukuran Tinggi Badan, Berat Badan, Tensi, Nadi, Suhu dan wawancara terkait kesehatan.
Sementara itu, salah satu peserta, Siprianus Pangkur (Rian) ketika diminta pendapat tentang alasannya mengikuti KPPK mengungkapkan, pertama, saya dan pasangan saya ikut kursus memang didorong oleh kesadaran untuk belajar tentang apa itu kehidupan rumah tangga. Hal ini penting untuk menjadi bekal dalam membangun rumah tangga nanti.
“Kedua, karena alasan administratif bahwa salah satu syarat penting dalam kebijakan paroki bagi pasangan yang akan menerima sakramen pernikahan harus ada sertifikat kursus.” Kata Rian.

Tentang Materi kursus selama dua hari ini, kata Rian yang saat dimintai komentar didampingi pasangannya, Makriana Daiman mengaku cukup menarik.
“Cukup menarik, materi-materinya saling berkaitan dan sangat kami butuhkan. Khususnya materi tentang komunikasi dan ekonomi rumah tangga.”
Dua materi ini cukup menarik buat kami berdua yang sebentar lagi akan membangun kehidupan rumah tangga. Pasangan ini ternyata mulai membangun relasi ketika masih aktif di organisasi orang muda katolik (OMK) di Paroki Fransiskus Kuta Bali.
Remigius Harum, panitia KPPK Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong tahun 2022 menuturkan bahwa pelaksanaan kursus berjalan dengan lancar. Para peserta aktif dan disiplin serta mereka umumnya antusias mengikuti setiap sesi kursus. Hal ini memang merupakan buah dari pengaturan kegiatan oleh panitia yang dipersiapkan secara baik.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






