Pokok Tanggapan PLN atas Curhat Warga Poco Leok terkait Geothermal unit 5-6, Bagian I

Ruteng, infopertama.com – Menyikapi curahan hati warga Poco Leok, kecamatan Satar Mese melalui Puspas Keuskupan Ruteng, PLN dalam keterangan resminya menyampaikan 11 poin pokok tanggapan.

Berikut, 11 Pokok tanggapan PLN mengutip keterangan resminya kepada infopertama.com

1) Proyek Pegembangan Geothermal Ulumbu Unit 5-6 (20 MW) merupakan Proyek Strategis Nasional yang telah ditetapkan oleh Pemeritahan Presiden Joko Widodo.

Saat ini, pasokan listrik di Pulau Flores adalah 66,5 MW. Sesuai kesepakatan internasional dan kebijakan Pemerintah RI, pada tahun 2060, pasokan listrik dari sumber energi bahan bakar fosil (tidak ramah lingkungan) di Pulau Flores akan diturunkan menjadi 0%. Apabila tenaga bersih seperti geothermal (potensi yang ada di Pulau Flores) tidak dikembangkan, maka kebutuhan akan tenaga listrik baik di Pulau Flores maupun di Kabupaten Manggarai termasuk Desa Wewo, Mocok dan Lungar akan sulit terpenuhi karena pemenuhan energi tersebut harus didatangkan suplai energinya dari luar Pulau Flores. Kesejahteraan dan perkembangan ekonomi masyarakat akan memburuk. Alternatif energi bersih dan bersifat domestik yang lain, seperti energi surya dan energi angin, belum dapat diandalkan untuk dapat digunakan secara terus-menerus, mengingat karakteristik suplai energinya yang tidak kontinu bergantung pada ketersediaan intensitas sinar matahari maupun hembusan angin yang memadai.

2) Bpk. Paus Fransiskus telah menerbitkan ajaran sosial Gereja Katholik dengan judul “Laudato Si: Pemeliharanan Rumah Kita Bersama” sejak tahun 2015 yang mendukung penggantian energi berbasis bahan bakar fosil (energi kotor yang menimbulkan krisis iklim) dengan energi baru terbarukan (energi hijau / lebih ramah lingkungan) termasuk pembangkitan tenaga listrik dari hidro, tenaga surya, panas bumi dan angin (bayu). Paus Fransiskus telah menghimbau kepada semua pihak agar bekerjasama untuk merealisasikan tujuan tersebut secepatnya.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel