Menurut Manurung, penguatan keterampilan dan teknologi menjadi penting agar kegiatan pengelolaan sampah dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan dampak yang semakin luas.
“Yang ingin kita bangun bukan hanya kemampuan mengolah sampah, tetapi ekosistem yang membuat kegiatan tersebut terus berkembang dan memberikan manfaat. Kami berharap semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang terlibat dan mampu melahirkan inovasi dari potensi yang ada di lingkungannya,” katanya.
Melalui kolaborasi bersama komunitas dan berbagai pemangku kepentingan, PLN UIP Nusra terus mendorong program pemberdayaan yang mengintegrasikan aspek lingkungan, peningkatan kapasitas masyarakat, dan penciptaan nilai ekonomi sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan berkelanjutan di Nusa Tenggara.


Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












