Jika pun dari tabungan, menurut dia, kasus rekening ‘fantastis’ milik eks pegawai pajak golongan III A Gayus Tambunan tak sampai sebanyak itu.
“Enggak sampai ton-tonan, kalau kita hitung 7 ton sebanyak apa, berapa kontainer? Atau apa yang dbikin mengangkat? Di mana emas itu sekarang berada? Harus semua jelas peruntukannya apa,” tegas Tom.
Pertanyaan Tom selanjutnya terkait emas 1.136 kg yang tidak sampai kepada Budi Said. “Hilang itu siapa yang menguasai? Apakah Antam atau kelompok atau pribadi?” Tanya dia pula.
Tom Pasaribu mengaku ia tidak berafiliasi ke capres atau kelompok tertentu. Dia mengungkap data ini semata-mata sebagai bentuk dukungan terhadap Mahfud MD dan mengawal kasus transaksi janggal Rp349 triliun.
Yang jelas, dia mencurigai adanya deal-deal politik di balik pelantikan Dito Ariotedjo sebagai menpora yang baru menggantikan Zainudin Amali.
“Dengan cepatnya pelantikan Dito ini kemungkinan besar berhubungan atau menjadi deal politik dalam kasus emas 7 ton atau 7.071 kg serta 349 T atau pun 35 T? Itu yang jelas,” kata Tom.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel





