Cepat, Lugas dan Berimbang

Pater Feliks Baghi: Orang Katolik yang Mendukung Geothermal Berarti Dia Orang Katolik yang Gagal

Melambangkan cawan Sengsara Kristus,
melambangkan Hati Yesus, dari mana mengalirlah Darah-Nya demi penebusan kita.

Dan yang paling penting, bahwa bahan piala harus dibuat dari logam mulia, bagian dalamnya biasa dibuat dari emas atau disepuh emas.

Bahan ini bukanlah yang diturunkan dari langit, ini menjadi hasil olahan isi perut bumi yang menurut gereja tadi ibu bumi yang diperkosa.

Salah satu SPBU di Flores juga diketahui milik seorang imam Katolik SVD, tahu kan kalau SPBU itu menjual BBM, ada pertalite, pertamax, solar. Itu bukanlah produk yang kata Pater Feliks tadi sebagai tidak berbasis ekologis. BBM ini selain bisa membuat mobil-mobil mahal para imam dan uskup bisa berjalan, mereka juga bisa hidup atau menikmati keuntungan dari SPBU.

Memang, bahwa bahan baku itu tidak dari perut bumi Flores, tapi gereja seharusnya tidak buta hati, buta ekologis dengan ibu bumi di mana logam mulia, emas, baja, BBM dan sebagainya itu berasal. Sehingga gereja tidak dianggap sebagai buta sempula.

Gaya hidup para imam di Flores dalam praktiknya banyak yang hidup mewah, bermobil mewah dan sebagainya, bertolak belakang dengan ekonomi umat yang dominan sebagai petani kebun, petani ladang. Umat-umat miskin ini malah yang menyisihkan hasil jerih payahnya untuk kehidupan gereja dan para imamnya.

Sangat berlebihan ketika kemudian umat-umat miskin di sekitar lokasi pengembangan Geothermal yang memberikan tanahnya untuk diambil potensi panas bumi dalam perut bumi ini sebagai orang katolik yang gagal, orang katolik yang kurang beriman, tuk tidak dibilang sebagai Katolik Abal-abal, katolik Palsu.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN