Dia memastikan Propam akan bekerja profesional dalam kasus ini. Personel terkait pelanggaran etik akan menerima hukuman tergantung tingkat kesalahan.
“Ancamannya nanti bisa demosi atau tunda kenaikan pangkat, tergantung kesalahannya,” tutur Kapolres Mabar.
Pria kelahiran Toraja itu mengharapkan, tak ada lagi hujat-menghujat di media sosial. Dia meminta netizen tidak memperkeruh suasana.
Sebab, informasi liar yang beredar di masyarakat luas itu justru membuat persoalan semakin melebar ke mana-mana.
“Tolong ini jangan dibuat ajang saling menghujat. Sehingga, kita dapat hidup serta berkegiatan secara damai,” ujarnya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
Tinggalkan Balasan