Tag: Polres Mabar

  • Surat Keberatan Bongkar Praktik Mafia Tanah di Kawasan Strategis Golo Mori

    Surat Keberatan Bongkar Praktik Mafia Tanah di Kawasan Strategis Golo Mori

    Labuan Bajo, infopertama.com – Satreskrim Polres Manggarai Barat bergerak cepat memberantas praktik mafia tanah yang menyasar kawasan investasi premium di Muara Nggoer, Desa Golo Mori, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, NTT.

    Dalam perkembangan terbaru, penyidik resmi menaikkan status kasus ke tahap penyidikan dan menetapkan dua orang sebagai tersangka utama.

    Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, AKP Lufthi Darmawan Aditya, S.T.K., S.I.K., M.H., mengonfirmasi bahwa penetapan ini dilakukan setelah melalui rangkaian penyelidikan panjang dan pemenuhan bukti permulaan yang cukup. Dua pria yang ditetapkan sebagai tersangka tersebut berinisial H (41) dan S (50).

    “Saat ini, kasus Muara Nggoer telah naik ke tahap penyidikan setelah kami menemukan adanya bukti permulaan yang cukup mengenai dugaan tindak pidana. Dua orang telah kami tetapkan sebagai tersangka sejak Kamis, 2 April 2026,” ujar AKP Lufthi dalam keterangan resminya, Sabtu siang (4/4/2026).

    Modus Operandi: Surat Keberatan dan Narasi Palsu

    Kasus ini mencuat menyusul laporan polisi bernomor LP/B/13/I/2026/SPKT/Polres Mabar/Polda NTT yang dilayangkan oleh Suhardi pada akhir Januari 2026. Konflik hukum bermula dari selembar surat keberatan tertanggal 12 Januari 2026 yang dikirimkan para tersangka kepada Notaris Selvi Hartono.

    Surat tersebut ditengarai sebagai upaya sengaja untuk menjegal proses balik nama Sertifikat Hak Milik (SHM) atas nama Suhardi dan Yacob. Dalam klaimnya, tersangka menyebut lahan tersebut hanya seluas 4 hektare dan milik 18 warga berdasarkan kesepakatan tahun 2020. Namun, temuan polisi berkata lain.

    “Berdasarkan hasil penyelidikan yang kami dapat, pernyataan dalam surat itu tidak benar. Fakta di lapangan menunjukkan luas tanah mencapai 6,2 hektare sesuai sertifikat yang sah,” tegas AKP Lufthi.

    Kejanggalan klaim tersangka semakin diperkuat dengan rekam jejak mereka di masa lalu. Polisi menemukan bukti bahwa para tersangka sebenarnya mengetahui status tanah tersebut sejak awal.

    “Proses pengukurannya dahulu justru dihadiri oleh para pemilik lahan, bahkan tersangka sendiri ikut menandatangani daftar hadir saat itu. Jadi, klaim mereka yang muncul sekarang sangat tidak berdasar dan kontradiktif,” imbuhnya.

    Pemeriksaan Maraton 24 Saksi dan Ahli

    Guna memperkuat konstruksi hukum, Unit Tipidum Satreskrim Polres Manggarai Barat telah melakukan pemeriksaan maraton terhadap 24 saksi. Termasuk di antaranya adalah 18 warga yang namanya sempat dicatut secara sepihak oleh para tersangka.

    Penyidik juga menghadirkan ahli pidana, Dr. Mikhael Feka, S.H., M.H., untuk membedah unsur delik pemalsuan dokumen dalam kasus ini.

    “Keterangan saksi dan ahli pidana juga kami minta untuk memperkuat pembuktian dalam kasus pemalsuan dokumen ini,” sebut Ajun komisaris polisi itu.

    Laman: 1 2

  • Polisi Segera Limpahkan Berkas Kasus Korupsi Dermaga Gua Rangko ke Kejari Manggarai Barat

    Polisi Segera Limpahkan Berkas Kasus Korupsi Dermaga Gua Rangko ke Kejari Manggarai Barat

    Labuan Bajo, infopertama.com – Kasus dugaan tindak pidana korupsi pada pekerjaan lanjutan pembangunan Dermaga Wisata Gua Rangko, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali memasuki babak baru.

    Proyek yang dikerjakan oleh Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat dengan nilai kontrak Rp737.163.398 itu telah menyeret tiga orang sebagai tersangka.

    Awalnya, pada bulan Februari 2023, Polres Manggarai Barat menetapkan dua orang tersangka dalam kasus ini. Namun, seiring pendalaman penyidikan, pada bulan Maret 2023 jumlah tersangka bertambah menjadi tiga orang.

    Mereka adalah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) berinisial TS, Kuasa Direktur CV berinisial FT, serta FBS selaku konsultan perencana.

    Kasat Reskrim Polres Mabar, AKP Lufthi Darmawan Aditya, S.T.K., S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa hasil audit menyebutkan kerugian negara mencapai Rp737.163.398.

    “Kerugian negara nilainya Rp737 juta lebih karena proyek ini total loss,” ungkap Kasat Reskrim saat ditemui di Mako Polres Manggarai Barat, Senin (22/9/2025).

    Ajun komisaris polisi itu menambahkan, pekan ini pihaknya akan kembali menyerahkan berkas perkara ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai Barat.

    “Minggu ini akan dilakukan penyerahan berkas kembali ke Kejari. Dan pengiriman ini bukan pemenuhan P-19, tetapi penyerahan kembali berkas yang sudah kami lengkapi sesuai petunjuk jaksa,” jelasnya.

    Sebagai langkah penegakan hukum, Polres Manggarai Barat juga telah melakukan pemblokiran terhadap aset para tersangka.

    Laman: 1 2

  • Dua Terduga Pelaku Pencurian di Kapal Yacht Milik WNA Diamankan Polisi

    Dua Terduga Pelaku Pencurian di Kapal Yacht Milik WNA Diamankan Polisi

    Labuan Bajo, infopertama.com – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Manggarai Barat, Polda NTT berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku tindak pidana pencurian di kapal yacht (kapal pelesir) milik wisatawan mancanegara asal Australia.

    Peristiwa pencurian tersebut terjadi di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) Labuan Bajo tepatnya di Perairan Pulau Komodo, Desa Komodo, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, NTT pada Jumat (5/9/2025) lalu.

    Para terduga pelaku yang diamankan berinisial MI (18) dan AS (17). Keduanya merupakan warga Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo. Mereka sehari-hari bekerja sebagai nelayan.

    “Benar, kami mengamankan dua orang pelaku pencurian diatas kapal yacht. Penangkapan itu berkat informasi cepat dari nahkoda salah satu kapal wisata yang saat itu tengah berlayar di lokasi kejadian,” kata Kasat Polairud Polres Mabar, AKP Dimas Yusuf Fadhillah Rahmanto, S.Tr.K., S.I.K., Selasa (9/9) pagi.

    AKP Dimas menuturkan, terungkapnya kasus pencurian itu berawal dari adanya laporan seorang warga negara asing (WNA) berinisial GSJ (52) asal Australia yang mengaku kehilangan sejumlah barang berharga, dengan total kerugian mencapai Rp 500 juta.

    Setelah mendapati informasi tersebut, Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satpolairud Polres Manggarai Barat, Polda NTT pun segera melakukan penyelidikan.

    “Setelah menganalisa tempat kejadian perkara (TKP), Unit Gakkum berhasil mengidentifikasi identitas pelaku dan mulai menelusuri jejak keberadaan pelaku,” tuturnya.

    Ia menyebut, berdasarkan hasil penyelidikan, kedua terduga pelaku berhasil diringkus petugas di tepi pantai di Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo pada Minggu (7/9) kemarin.

    Laman: 1 2 3

  • Polisi Bersama OMK Keuskupan Labuan Bajo Gelar Doa Rosario

    Polisi Bersama OMK Keuskupan Labuan Bajo Gelar Doa Rosario

    Labuan Bajo, infopertama.com – Dalam suasana khusyuk, sejumlah anggota Polri bersama Orang Muda Katolik (OMK) menggelar ibadah doa Rosario di Keuskupan Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT pada Sabtu (30/8/2025) sore.

    Ibadah di depan Patung Bunda Maria ini dipersembahkan khusus untuk perdamaian dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    “Doa Rosario ini digelar sebagai bentuk permohonan doa dan syafaat untuk meminta pertolongan Tuhan, agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan keselamatan, keamanan serta kedamaian,” kata Wakapolres Mabar, Kompol Martinus Pake, S.H., M.H.

    Kompol Martinus menuturkan, kegiatan ini dimaksudkan untuk meminta ampunan atas segala dosa serta memohon perlindungan dari segala bentuk bencana, perpecahan, maupun ancaman yang dapat mengganggu keutuhan bangsa.

    “Gejolak dan dinamika yang terjadi di berbagai daerah akhir-akhir ini tentu menjadi perhatian kita. Kita tak bisa mengandalkan upaya lahiriah semata, untuk itu kita berdoa dan satukan hati,” tuturnya.

    Ia berharap, melalui doa Rosario bersama, akan terjalin semangat persaudaraan, solidaritas, dan kepedulian sosial untuk menjaga persatuan bangsa.

    “Kamtibmas adalah tanggung jawab kita. Mari kita menjaga negara kita, provinsi kita dan Kabupaten Manggarai Barat khususnya Kota Labuan Bajo agar selalu kondusif,” ujar Wakapolres Mabar.

    Lanjut Komisaris polisi itu, untuk wilayah Manggarai Barat sendiri hingga saat ini masih kondusif dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Namun, pihaknya tetap meningkatkan pengawasan terhadap kemungkinan terburuk.

    Laman: 1 2

  • Pria Matim Penculik Kepala Bank di Jakarta Ditangkap Polisi di Labuan Bajo

    Pria Matim Penculik Kepala Bank di Jakarta Ditangkap Polisi di Labuan Bajo

    Labuan Bajo, infopertama.com – Upaya pelarian yang dilakukan salah satu pelaku yang diduga sebagai komplotan penculik Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank BUMN Cempaka Putih berinisial MIP di Jakarta akhirnya berhasil digagalkan.

    Hal ini berkat kesigapan Tim Resmob Komodo Sat Reskrim bersama Unit Pamwaster Sat Pam Obvit Polres Manggarai Barat, Polda NTT yang berupaya keras menghentikan langkah pelarian pelaku penculikan itu.

    Pelaku penculikan tersebut diketahui berinisial EW alias Eras (28), warga Manggarai Timur, NTT yang berdomisili di Kramat Jati, Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta.

    Pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai penagih utang atau debt collector itu ditangkap di Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT pada Kamis (21/8/2025) siang sekira 12.55 Wita.

    “Benar, kami mengamankan seorang pelaku penculikan kepala bank di Jakarta. Penangkapan itu berkat informasi cepat dari jajaran Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya,” kata Kasat Reskrim Polres Mabar, AKP Lufthi Darmawan Aditya, S.T.K., S.I.K., M.H.

    Kasat Reskrim menuturkan, saat itu, pihak Polda Metro Jaya menghubungi jajarannya dan menyampaikan tengah memburu buronan tindak pidana penculikan yang baru saja melakukan penerbangan dari Jakarta menuju Labuan Bajo dengan menggunakan salah satu maskapai nasional.

    “Kami menerima informasi mengenai ciri-ciri pelaku penculikan kepala bank BUMN itu. Kami pun menindaklanjuti hasil koordinasi tersebut, dan langsung menggelar personil untuk menghadang pergerakan pelaku,” tuturnya.

    Laman: 1 2

  • Promosi Budaya, Polisi Kompak Gunakan Topi Re’a Saat Amankan Festival Golo Koe 2025

    Promosi Budaya, Polisi Kompak Gunakan Topi Re’a Saat Amankan Festival Golo Koe 2025

    infopertama.com – Pengamanan Festival Golo Koe 2025 yang digelar di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT telah berakhir pada Jumat (15/8/2025) lalu.

    Meskipun pelaksanaannya telah berakhir, namun ada yang berbeda dengan penampilan aparat kepolisian yang bertugas saat mengamankan festival religi itu berlangsung.

    Jika biasanya para petugas mengenakan seragam polisi seperti pada umumnya, mereka kini menambah aksesoris berupa penutup kepala unik yang disebut Topi Re’a atau kopiah khas Kabupaten Manggarai Barat.

    Tak ayal, penampilan mereka mengundang perhatian masyarakat, terutama para wisatawan yang sedang berkunjung di Festival Golo Koe tersebut.

    Kapolres Mabar, AKBP Christian Kadang, S.I.K. mengatakan bahwa petugas yang berjaga di Festival Golo Koe memang diwajibkan mengenakan topi adat khas daerah Manggarai Barat yang terbuat dari daun pandan itu.

    “Topi Re’a awalnya berfungsi sebagai penutup kepala yang dikenakan dalam pertemuan adat atau ketika menerima tamu kehormatan. Seiring berjalannya waktu, topi ini juga kami gunakan dalam mengamankan setiap kegiatan masyarakat,” kata Kapolres Mabar, saat dikonfirmasi, Selasa (19/8/2025) siang.

    Menurut Kapolres Mabar, kebijakan ini bertujuan untuk memberikan kesan simpatik kepada pengunjung, mempromosikan seni dan budaya lokal, serta menciptakan suasana yang khas dan menarik.

    “Penggunaan Topi Re’a yang dikombinasikan dengan seragam Polri ini, untuk menarik simpatik wisatawan dan tentu untuk memperkenalkan karya seni tradisional khas Manggarai Barat,” ungkapnya.

    Laman: 1 2

  • Festival Golo Koe 2025, Polisi Kerahkan Ratusan Personil Amankan Labuan Bajo

    Festival Golo Koe 2025, Polisi Kerahkan Ratusan Personil Amankan Labuan Bajo

    Labuan Bajo, infopertama.com – Polisi mengerahkan ratusan personil untuk mengamankan rangkaian perhelatan pekan puncak Festival Golo Koe 2025 di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.

    Para personil ini terdiri dari 335 personil Polres Manggarai Barat dan 55 personil Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda NTT.

    “390 personil gabungan kami turunkan guna mengamankan pelaksanaan kegiatan yang berlangsung mulai 10 hingga 15 Agustus 2025 mendatang. Pengamanan akan dilakukan terpusat di kawasan Waterfront Labuan Bajo dan Gua Maria Golo Koe,” kata Kapolres Mabar, AKBP Christian Kadang, S.I.K. saat memimpin pengamanan, Minggu (10/08/2025) malam.

    Kapolres Mabar menuturkan, jika pengamanan tersebut digelar untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta memberikan rasa aman kepada pengunjung.

    “Pengamanan dilakukan secara maksimal untuk mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas, sehingga masyarakat maupun wisatawan merasa aman dan nyaman selama Festival Golo Koe 2025 berlangsung,” tuturnya.

    Menurutnya, pengamanan yang diberikan pada kegiatan ini termasuk pengamanan jalur lalu lintas serta tempat-tempat strategis lainnya. Tentunya, agar pelaksanaan event yang digelar selama enam hari itu bisa berjalan sukses.

    “Petugas disiagakan di berbagai titik strategis untuk mengatur lalu lintas, menjaga keamanan, dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Ini demi suksesnya penyelenggaraan festival tersebut,” ujar Ajun komisaris besar polisi itu.

    AKBP Christian Kadang, S.I.K. menyebut dalam pelaksanaan pengamanan itu, pihak kepolisian juga bekerjasama dengan TNI, Pemerintah Daerah dan instansi terkait lainnya.

    Laman: 1 2

  • Tebus Utang Judol, Pria Labuan Bajo Gelapkan 7 Motor Rental ke Bima

    Tebus Utang Judol, Pria Labuan Bajo Gelapkan 7 Motor Rental ke Bima

    Labuan Bajo, infopertama.com – Tim Resmob Komodo Satreskrim Polres Manggarai Barat berhasil menangkap pelaku penggelapan sepeda motor rental. Polisi menyita tujuh unit sepeda motor berbagai merek dari tangan pelaku.

    Pelaku berinisial AR alias Arif (29), warga Pasar Baru, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kini, pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai penjual ayam pedaging itu telah ditetapkan sebagai tersangka.

    Kasat Reskrim Polres Mabar, AKP Lufthi Darmawan Aditya, S.T.K., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa dalam menjalankan aksinya, pelaku merental kendaraan kemudian digadaikan kepada pihak lain tanpa sepengetahuan pemiliknya.

    “Modusnya, menyewa sepeda motor ke sejumlah pengusaha rental, kemudian unit tersebut digadaikan kepada pihak lain tanpa sepengetahuan korbannya,” kata Kasat Reskrim saat konferensi pers, Kamis (7/8/2025) siang.

    Kasat Reskrim menjelaskan, kasus ini berawal saat AR (29) menyewa sepeda motor rental milik korban inisial AAL (27) di Labuan Bajo pada Rabu (23/7) sekira pukul 18.00 Wita.

    Saat itu, pelaku menyewa satu unit sepeda motor matik merek Honda Vario dan mengambil opsi pemakaian selama dua hari. Terhitung, mulai tanggal 23 hingga 25 Juli 2025 dengan harga sewa Rp150 ribu per hari.

    Kepada pemilik rental, AR (29) menyampaikan bahwa kendaraan tersebut digunakan untuk berpergian ke wilayah Lembor, Manggarai Barat.

    “Saat jatuh tempo, pemilik rental sempat menghubungi pelaku terkait batas waktu pemakaian. Namun, pelaku menyampaikan akan memperpanjang masa sewanya. Dari situ, korban pun merasa ada kejanggalan,” jelasnya.

    Laman: 1 2 3

  • Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan di Pantai Pede Labuan Bajo, Terancam Penjara 9 Tahun

    Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan di Pantai Pede Labuan Bajo, Terancam Penjara 9 Tahun

    Labuan Bajo, infopertama.com – Polisi menangkap orang yang diduga menjadi pelaku pencabulan terhadap seorang perempuan di Pantai Pede Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT pada Senin (21/7/2025) lalu.

    Kasat Reskrim Polres Mabar, AKP Lufthi Darmawan Aditya, S.T.K., S.I.K., M.H., mengatakan pelaku ditangkap di kediamannya usai melakukan aksi pencabulan terhadap korban.

    Terduga pelaku berinisial RM (37), warga Manggarai, NTT yang berdomisili di Kompleks BTN, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat.

    “Kami langsung ke rumahnya. Terduga pelaku ditangkap dua jam setelah melancarkan aksinya. Pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kasat Reskrim, saat dikonfirmasi, Sabtu (26/7) pagi.

    Kasat Reskrim menjelaskan korban yang masih berusia 18 tahun itu awalnya berkenalan dengan RM (37) yang berprofesi sebagai sopir melalui media sosial.

    Kronologi kasus pencabulan ini berawal pada Senin (21/7) lalu sekira pukul 17.30 Wita. Saat itu terlapor menghubungi korban untuk membujuk agar mau pergi jalan-jalan, namun tawaran itu ditolak oleh korban.

    Kemudian sekira pukul 20.30 Wita, pelaku RM (37) menemui korban didepan pintu keluar Bandara Internasional Komodo agar bersedia ikut jalan-jalan diduga dengan nada pemaksaan.

    “Waktu itu, korban baru pulang dari tempat kerja dan tengah bersama temannya. Karena dengan nada sedikit pemaksaan, akhirnya korban menuruti ajakan tersangka dengan syarat hanya sekadar jalan-jalan, tidak lebih dari itu,” jelasnya.

    Selanjutnya, pelaku RM (37) mengajak korban ke Pantai Pede dengan satu unit mobil Innova Reborn. Sebelum itu, terlapor sempat mengantar teman korban pulang ke rumahnya.

    Laman: 1 2 3

  • Remaja di Labuan Bajo Cabuli Anak Dibawah Umur, Terancam Penjara 15 Tahun

    Remaja di Labuan Bajo Cabuli Anak Dibawah Umur, Terancam Penjara 15 Tahun

    Labuan Bajo, infopertama.com – Seorang bocah perempuan berusia 5 tahun, menjadi korban pencabulan oleh kerabatnya sendiri berinisial NJ (22) di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.

    “Orangtua korban baru mengetahui peristiwa keji yang menimpa sang anak, setelah korban menceritakan kejadian tersebut,” kata Kasi Humas Polres Mabar, IPDA Hery Suryana saat dikonfirmasi, Selasa (17/6/2025) pagi.

    Kasi Humas menjelaskan, orangtua korban baru melaporkan kasus tersebut ketika anaknya tiba-tiba bercerita tentang perbuatan NJ (22) terhadapnya.

    Diketahui, pelaku NJ (22) telah tinggal di rumah milik korban selama berbulan-bulan, karena hubungan kekerabatan.

    “Kejadian ini terungkap setelah ibunya memarahi pelaku yang ketahuan mau mengintip ibunya mandi. Saat itu, anaknya baru cerita tentang perbuatan pelaku,” jelasnya.

    Ia menuturkan, setelah dimintai keterangan Unit Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Mabar, korban mengaku perbuatan itu tidak hanya dilakukan sekali.

    Ternyata, aksi bejat pelaku ternyata sudah berkali-kali, sejak bulan April 2025 lalu. Aksi itu juga diakui pelaku.

    “Saat orangtuanya pergi bekerja, pelaku membawa korban ke kamar, dikasih main handphone lalu menjalankan aksinya,” tutur Inspektur polisi dua itu.

    Saat ini, pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sementara mendekam dibalik sel rumah tahanan Polres Manggarai Barat.

    Dalam kasus tersebut, penyidik sedang memproses berkas untuk dilimpahkan ke kejaksaan.

    “Sejauh ini, sudah ada lima saksi dan satu ahli yang dimintai keterangan oleh penyidik. Selain itu, sejumlah barang bukti juga turut diamankan berupa hasil visum, pakaian korban dan pelaku, serta handphone,” ungkapnya.

    Laman: 1 2

  • Polisi Berikan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Tukang Ojek di Labuan Bajo

    Polisi Berikan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Tukang Ojek di Labuan Bajo

    Labuan Bajo, infopertama.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pengemudi ojek di Labuan Bajo, Rabu (11/6/2025) kemarin.

    Kegiatan yang berlangsung di pangkalan ojek Pasar Baru, Labuan Bajo itu diinisiasi oleh Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Mabar.

    Sejumlah tukang ojek terlihat antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan yang diberikan secara cuma-cuma oleh pihak kepolisian.

    Kasi Dokkes Polres Mabar, IPTU dr. Gde Yoga Ari Suputra, memimpin langsung pelaksanaan kegiatan tersebut bersama empat personel Sidokkes lainnya.

    Mereka membuka layanan pemeriksaan kesehatan umum bagi para pengemudi ojek yang sehari-harinya beraktivitas di bawah terik matahari dan kerap mengabaikan kondisi fisik mereka sendiri.

    “Dalam kegiatan ini, kami memeriksa kondisi kesehatan para pengemudi ojek, termasuk tekanan darah, kondisi fisik umum, dan kami juga membagikan vitamin sebagai bentuk dukungan terhadap kesehatan mereka,” kata Kasi Dokkes saat ditemui di lokasi kegiatan.

    Menurut dokter dengan balok dua dipundaknya itu, ada tujuh orang pengemudi ojek yang mengikuti pemeriksaan kesehatan kali ini. Dari hasil pemeriksaan, seluruhnya dinyatakan dalam keadaan sehat.

    “Meski pun dinyatakan sehat, kami tetap mengimbau para pengemudi untuk menjaga pola makan, rutin beristirahat, dan menghindari kebiasaan merokok berlebihan yang bisa memicu gangguan kesehatan di kemudian hari,” ungkapnya.

    Laman: 1 2

  • Aksi Balap Liar Meresahkan di Labuan Bajo, Polisi Amankan Empat Remaja

    Aksi Balap Liar Meresahkan di Labuan Bajo, Polisi Amankan Empat Remaja

    Labuan Bajo, infopertama.com – Tim Resmob Komodo Satreskrim Polres Manggarai Barat mengamankan empat remaja di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Jumat (30/5/2025) dini hari.

    Mereka diduga melakukan aksi balap liar di Jalan Trans Labuan Bajo – Golo Mori tepatnya di Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat.

    Keempat pemuda yang diamankan berinisial N (16), A (16), G (15) dan A (14). Mereka berasal dari Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo.

    Saat kejadian, pihak kepolisian juga turut menyita lima unit sepeda motor berbagai merek yang digunakan dalam aksi tersebut.

    Kasat Reskrim Polres Mabar, AKP Lufthi Darmawan Aditya, S.T.K., S.I.K., M.H. mengatakan, penindakan dilakukan saat tim melakukan patroli yang merupakan bagian dari upaya menekan aksi premanisme maupun kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.

    “Kegiatan ini bertujuan untuk meminimalisir aksi balap liar. Keberadaannya telah menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan dan bahkan sering menimbulkan kerugian sosial,” kata Kasat Reskrim pada Jumat siang.

    Ajun komisaris polisi itu menjelaskan, keempat remaja tersebut diamankan saat tengah berkumpul di pinggir jalan. Mereka diduga akan melakukan balapan.

    “Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat kepada petugas kepolisian terkait aksi balap liar yang dilakukan sekelompok remaja. Mereka sempat mencoba kabur, tetapi berhasil kami amankan,” jelasnya.

    Ia menuturkan, motor yang dikendarai para remaja itu menggunakan knalpot brong. Motor yang diamankan juga tidak memiliki kelengkapan surat dalam berkendara.

    Laman: 1 2

  • Kapal Kandas, Wisatawan Asing Berhasil Dievakuasi Tim SAR Gabungan di Labuan Bajo

    Kapal Kandas, Wisatawan Asing Berhasil Dievakuasi Tim SAR Gabungan di Labuan Bajo

    Labuan Bajo, infopertama.com – Operasi penyelamatan gabungan yang melibatkan Tim SAR dari berbagai instansi berhasil mengevakuasi seluruh penumpang kapal wisata yang kandas di Perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.

    Kapal wisata bernama Wafil Putra dengan tipe Kapal Motor (KM) yang berukuran 62 Gross Tonnage (GT) itu mengangkut sebanyak 21 orang, terdiri dari 14 wisatawan asing, satu pemandu wisata dan 6 anak buah kapal (ABK).

    Kasat Polairud Polres Mabar, AKP Dimas Yusuf Fadhillah Rahmanto, S.Tr.K., S.I.K. mengatakan, insiden ini terjadi pada Rabu (14/5/2025) malam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, seluruh penumpang dinyatakan selamat.

    “Berkat kerja keras Tim SAR gabungan, semua penumpang KM. Wafil Putra berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat,” kata Kasat Polairud saat dikonfirmasi pada Kamis (15/5) pagi.

    Kasat Polairud menjelaskan, kapal wisata itu bertolak dari Labuan Bajo ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kapal itu dilaporkan kandas pada pukul 19.10 Wita.

    Lokasinya di sebelah utara Pulau Padar pada titik koordinat 08°60’2.84″ S – 119°62’8.89″ E atau 20 Nautical Mile arah barat dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo.

    “Kapal tersebut diduga mengalami gangguan navigasi dan menabrak karang di sekitar Perairan Tanjung Baru Cina, Pulau Padar sehingga kapal mengalami kebocoran dan air masuk ke dalam ruang mesin,” jelasnya.

    Ia menuturkan, beruntung pada saat kejadian terdapat beberapa kapal wisata lainnya, sehingga para korban dapat dievakuasi ke kapal wisata yang saat itu berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

    Laman: 1 2 3

  • Cegah Premanisme, Polisi Rutin Gelar Patroli Gabungan di Labuan Bajo

    Cegah Premanisme, Polisi Rutin Gelar Patroli Gabungan di Labuan Bajo

    Labuan Bajo, infopertama.com – Polisi menggelar patroli gabungan untuk mencegah praktik premanisme di wilayah Manggarai Barat, khususnya Kota Labuan Bajo, pada Senin (12/5/2025) malam.

    Kegiatan patroli gabungan antara satuan di lingkup polri ini melibatkan satuan Brimob, Polairud, Sabhara, Reskrim, Intelkam, Resnarkoba, Binmas, Lalu Lintas, serta peran penting Polsek jajaran dan Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak pengawasan dan deteksi dini di tingkat lingkungan.

    Kapolres Mabar, AKBP Christian Kadang, S.I.K. mengatakan, patroli gabungan ini bertujuan mencegah praktik premanisme yang juga berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan iklim investasi di kawasan pariwisata super premium Labuan Bajo.

    “Kami hadir untuk memastikan masyarakat Manggarai Barat bisa merasa aman dalam setiap aktivitasnya. Patroli kita lakukan pada beberapa lokasi strategis yang berpotensi juga terhadap aksi premanisme,” kata Kapolres Mabar, Selasa (13/5) siang.

    Kapolres Mabar menyebut, sasaran patroli ini mencakup pusat keramaian, kawasan perhotelan, bandara, pelabuhan dan pemukiman. Petugas juga memantau aktivitas masyarakat untuk mengantisipasi potensi pelanggaran hukum, terutama aksi premanisme.

    Secara khusus, jenis kejahatan yang menjadi fokus penindakan adalah pemerasan, pungutan liar, pengancaman, intimidasi, pengeroyokan, hingga penganiayaan yang dilakukan oleh individu maupun kelompok.

    “Premanisme dalam bentuk apa pun yang mengganggu ketertiban masyarakat dan iklim usaha akan ditindak tegas. Ini adalah bagian dari upaya menciptakan rasa aman dan kepastian hukum, terutama bagi para pelaku usaha,” sebutnya.

    Laman: 1 2

  • Sambangi Kapal Wisata di Labuan Bajo, Polisi Berikan Imbauan Keselamatan Berlayar

    Sambangi Kapal Wisata di Labuan Bajo, Polisi Berikan Imbauan Keselamatan Berlayar

    infopertama.com – Keselamatan dalam berlayar menjadi perhatian serius jajaran kepolisian, dengan memberikan imbauan keselamatan kepada awak kapal wisata di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Senin (12/5/2025) pagi.

    Pasalnya keselamatan berlayar, menjadi hal penting dalam menjamin kelancaran dan keamanan wisatawan pengguna jasa transportasi perairan.

    Seperti kita ketahui bersama, banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang menghabiskan waktu liburannya dengan mengunjungi kawasan Pariwisata Super Premium Labuan Bajo.

    Imbasnya terjadi peningkatan jumlah penumpang yang naik kapal wisata menuju kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) maupun diluar kawasan itu.

    Terkait hal itu, Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Manggarai Barat rutin memberikan imbauan kepada penyedia jasa perjalanan wisata maupun wisatawan.

    Kasat Polairud Polres Mabar, AKP Dimas Yusuf Fadhillah Rahmanto, S.Tr.K., S.I.K. mengatakan, imbauan tersebut disampaikan, sebagai wujud nyata bahwa Polri benar-benar hadir di tengah-tengah masyarakat.

    “Hari ini, kami memberikan imbauan kepada awak kapal wisata, nelayan dan wisatawan yang melakukan aktifitas di laut, agar selalu menjaga keselamatan diri masing-masing,” katanya.

    Salah satu imbauan yang disampaikan, yakni agar nahkoda dan anak buah kapal (ABK) memperhatikan kondisi cuaca pada saat akan berlayar, ketersediaan life jacket, alat pemadam api ringan (APAR) dan tidak membawa muatan melebihi kapasitas (overload).

    “Kita tidak tahu apa yang terjadi di laut saat cuaca ekstrem, sehingga kami menekankan untuk selalu menggunakan life jacket bagi para ABK kapal dan penumpang,” ujar Kasat Polairud.

    Laman: 1 2