Tag: Polres Mabar

  • Gotong Royong, TNI-POLRI Perbaiki Saluran Sadap Bendungan Wae Sesap di Lembor

    Gotong Royong, TNI-POLRI Perbaiki Saluran Sadap Bendungan Wae Sesap di Lembor

    Labuan Bajo, infopertama.com – TNI-POLRI bersama masyarakat bergotong royong memperbaiki saluran sadap bendungan Wae Sesap yang rusak pasca banjir, di Desa Poco Rutang, Kecamatan Lembor, Manggarai Barat, NTT, Sabtu (10/5/2025) pagi.

    Saluran sepanjang 10 meter di Bendungan Wae Sesap tersebut jebol akibat luapan air sungai pasca hujan lebat dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Lembor beberapa waktu lalu.

    Dalam proses perbaikan saluran irigasi, baik TNI-POLRI maupun masyarakat saling bekerja sama dengan penuh semangat. Mereka bahu-membahu dan saling membantu dengan penuh keakraban.

    “Kami hadir untuk mendukung masyarakat. Perbaikan tanggul ini sangat penting untuk mencegah kerusakan lebih lanjut, terutama di lahan persawahan Lingko Lodok,” kata Kapolsek Lembor, Ipda Vinsen Bagus, S.I.P.

    Kapolsek Lembor menuturkan, saluran ini berfungsi untuk mengantar air yang sudah ditangkap oleh bangunan sadap untuk dialirkan ke area pertanian.

    “Saluran ini menjadi sumber air utama untuk persawahan Lingko Lodok yang luasnya kurang lebih 40 hektar,” tuturnya.

    Ia juga menjelaskan beberapa langkah yang dilakukan untuk memperbaiki kerusakan tersebut antara lain membuat turap sementara menggunakan batu, kawat, terpal, dan karung berisi tanah, serta membangun tanggul darurat.

    “Perbaikan ini hanya bersifat sementara sambil menunggu upaya dari instansi terkait untuk memperbaiki saluran sadap ini secara menyeluruh,” jelas Ipda Vinsen.

    Lanjut Mantan Kanit Tipikor itu, upaya perbaikan saluran sadap ini merupakan langkah penting dalam mensukseskan program swasembada pangan nasional.

    Laman: 1 2

  • Tampil Memukau, Polisi Bawakan Lagu Rohani di Gereja GMIT Gunung Zalmon Labuan Bajo

    Tampil Memukau, Polisi Bawakan Lagu Rohani di Gereja GMIT Gunung Zalmon Labuan Bajo

    Labuan Bajo, infopertama.com – Vokal Grup Polres Manggarai Barat tampil memukau dalam kebaktian minggu pertama bulan budaya (etnis) di Gereja GMIT Gunung Zalmon Labuan Bajo, Manggarai Barat dengan membawakan satu buah lagu rohani pada Minggu (4/5/2025) kemarin.

    Tergabung dari anggota polisi laki-laki (Polki) dan polisi wanita (Polwan), Vokal Grup Polres Manggarai Barat ini tampil di hadapan ratusan jemaat yang mengikuti ibadah di Gereja GMIT Gunung Zalmon yang dipimpin oleh Pdt. Hendrik Kudji Rihi, S.Th.

    “Vokal grup ini hadir dengan tujuan untuk merajut tali silaturahmi antara Polri dengan masyarakat dalam bentuk sumbangan suara dengan lagu-lagu rohani,” kata Kapolres Mabar, AKBP Christian Kadang, S.I.K., Senin (5/5) pagi.

    Kapolres Mabar menuturkan kegiatan tersebut menunjukkan bahwa peran sebagai aparat negara tetap bisa selaras dengan keterlibatan aktif di tengah masyarakat, termasuk dalam kegiatan keagamaan.

    “Dengan terlibat aktif dalam kegiatan keagamaan seperti ini, polisi tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memperkuat hubungan antara aparat penegak hukum dengan masyarakat, terutama umat Kristiani,” tuturnya.

    Ia menyebut, kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk pembinaan yang dilakukan oleh kepolisian untuk meningkatkan kualitas spiritual dan moral anggotanya.

    “Dilandasi ibadah maka dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri dapat selalu berhati-hati, sehingga terhindar dari pelanggaran disiplin,” sebut Alumni Akpol angkatan 2006 itu.

    Selain itu, AKBP Christian Kadang, S.I.K. mengapresiasi kegiatan ini sekaligus berharap, Polri semakin dekat dengan masyarakat dan bisa mendapat kepercayaan.

    Laman: 1 2

  • Polisi Rekayasa Lalu Lintas Jelang Prosesi Jalan Salib di Labuan Bajo

    Polisi Rekayasa Lalu Lintas Jelang Prosesi Jalan Salib di Labuan Bajo

    Labuan Bajo, infopertama.com – Polres Mabar merekayasa lalu lintas menjelang perayaan Paskah, rangkaian kegiatan Prosesi Jalan Salib akan digelar di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT pada Jumat (18/4/2025) besok.

    Prosesi yang menggambarkan Kisah Sengsara Yesus hingga Wafat di Kayu Salib itu akan melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Labuan Bajo, dengan mengambil rute dari halaman Kantor Bupati Manggarai Barat hingga Gereja St. Petrus Sernaru.

    Kapolres Mabar, AKBP Christian Kadang, S.I.K. memastikan bahwa kepolisian telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan menyeluruh untuk mendukung kelancaran dan keselamatan kegiatan tersebut.

    “Kami bersama instansi terkait telah menyiapkan personil di sejumlah titik yang akan dilewati peserta Jalan Salib. Kami menjamin kegiatan ini berjalan aman dan tertib,” kata Kapolres Mabar, Kamis (17/4) malam.

    Untuk mencegah kemacetan, Kapolres Mabar menjelaskan, pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas pada beberapa ruas saat kegiatan Jalan Salib berlangsung.

    Sejumlah ruas jalan akan ditutup pada pukul 06.00-10 Wita. Penutupan ruas Jalan Frans Nala dilakukan dari Simpang Wae Mata, Simpang Langka Kabe hingga Jalan Prof. WZ Johanes atau pertigaan depan Polres Manggarai Barat.

    Penutupan juga dilakukan di Jalan Mgr. Van Bekkum tepatnya di depan SMPN 1 Komodo, Simpang Langka Kabe hingga Jalan Raya Sernaru atau depan Masjid Nurul Iman Sernaru.

    “Kami menyediakan jalur alternatif bagi kendaraan bermotor selama penutupan beberapa ruas jalan. Pengendara dari arah Rumah Sakit (RS) Siloam menuju Batu Cermin, Lancang, Sernaru. Dan sebaliknya, dapat melalui jalan belakang Polres Manggarai Barat,” jelas  Ajun komisaris besar polisi itu.

    Laman: 1 2

  • Operasi Semana Santa, 191 Personil Gabungan Amankan 62 Gereja di Labuan Bajo

    Operasi Semana Santa, 191 Personil Gabungan Amankan 62 Gereja di Labuan Bajo

    Labuan Bajo, infopertama.com – Memasuki Pekan Suci Paskah 2025, Polres Manggarai Barat menggelar Operasi Semana Santa Turangga Tahun 2025 di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Selasa (15/4/2025) pagi.

    Operasi ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani dalam melaksanakan ibadah dan perayaan Pekan Suci.

    Kapolres Mabar, AKBP Christian Kadang, S.I.K. mengatakan Istilah “Semana Santa” berasal dari bahasa Portugis yang berarti “Pekan Suci”.

    Bagi umat Kristiani, Pekan Suci adalah rangkaian acara perayaan liturgi mengenang sengsara dan wafat serta kebangkitan Yesus Kristus pada Hari Raya Paskah.

    “Paskah merupakan perayaan gerejawi yang dilaksanakan setiap tahun. Maka diperkirakan akan terjadi peningkatan gangguan kamtibmas dan potensi ancaman serta beberapa permasalahan lainya,” kata Kapolres Mabar.

    Terkait hal itu, Kapolres Mabar menuturkan, sebanyak 191 personil gabungan dikerahkan untuk menjaga keamanan selama perayaan Tri Hari Suci mulai dari Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci hingga Minggu Paskah.

    Dimana, pengamanan yang dilakukan tidak hanya melibatkan personel kepolisian saja, tetapi juga melibatkan aparat dari TNI, Pol PP, Dinas Perhubungan, Pramuka dan Remaja Masjid.

    “191 personil itu merupakan personel gabungan dari TNI-POLRI maupun instansi terkait dan organisasi masyarakat lainnya yang ada di Kota Labuan Bajo,” tuturnya.

    Ia juga menjelaskan pengamanan akan berlangsung mulai tanggal 16 April hingga 30 April 2025 mendatang atau selama 15 hari ke depan.

    Laman: 1 2

  • Layanan SIM Keliling Satlantas Polres Mabar Diapresiasi Masyarakat

    Layanan SIM Keliling Satlantas Polres Mabar Diapresiasi Masyarakat

    Labuan Bajo, infopertama.com – Dalam upaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Manggarai Barat menghadirkan layanan SIM Keliling di halaman Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Komodo, Jumat (11/4/2025) pagi.

    Kegiatan ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) khusus perpanjangan SIM A dan SIM C tanpa harus datang ke kantor polisi.

    Layanan ini disambut antusias oleh masyarakat, termasuk para pegawai RSUD Komodo yang memanfaatkan kemudahan tersebut untuk memperpanjang masa berlaku SIM mereka.

    Antusiasme warga terlihat jelas dari banyaknya masyarakat yang memanfaatkan layanan ini. Nadus, salah seorang warga yang berhasil memperpanjang SIM-nya, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada pihak kepolisian.

    “Terima kasih kepada Satlantas Polres Manggarai Barat yang telah hadir di sini. Ini sangat membantu kami yang sibuk bekerja. Prosesnya juga cepat dan mudah, tidak merepotkan sama sekali,” ungkapnya.

    Terpisah, Kasatlantas Polres Mabar, AKP I Made Supartha Purnama, S.Sos., mengatakan bahwa layanan ini dilakukan untuk mempermudah akses masyarakat dalam memperpanjang surat izin mengemudi itu.

    “Kami ingin memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan nyaman bagi masyarakat, khususnya mereka yang jauh dari kantor polisi dan mereka yang sibuk dengan pekerjaannya,” kata Kasatlantas.

    Kasatlantas juga menjelaskan, pemilik SIM wajib melakukan perpanjangan setiap lima tahun sekali dimulai dari tanggal penerbitan SIM, Jika melewati masa berlaku pemilik SIM harus membuat penerbitan SIM baru.

    Laman: 1 2

  • Polisi Tangkap Pelaku Kasus Pembacokan Siswa SMK di Labuan Bajo

    Polisi Tangkap Pelaku Kasus Pembacokan Siswa SMK di Labuan Bajo

    Labuan Bajo, infopertama.com – Tim Resmob Komodo Satreskrim Polres Manggarai Barat mengamankan seorang pemuda berinisial FAT alias Fiki (27), yang membacok seorang siswa SMK di Labuan Bajo dengan sebilah parang.

    Pelaku Fiki (27) merupakan warga Lamba Leda Timur, Manggarai Timur, NTT. Adapun korban berinisial GRG (18) berasal dari Kaper, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat.

    Peristiwa ini terjadi di Jalan Puncak Waringin, Labuan Bajo pada Sabtu (05/04/2025) dini hari sekitar pukul 02.45 Wita. Aksi Fiki (27) menyebabkan korban siswa SMK mengalami luka serius di bagian kepala kanan dan bahu kiri.

    “Setelah kami menerima informasi terkait kejadian tersebut, kami langsung bergerak cepat untuk mencari pelaku yang melakukan penganiayaan,” kata kata Kasat Reskrim Polres Mabar, AKP Lufthi Darmawan Aditya, S.T.K., S.I.K., M.H. saat dikonfirmasi, Senin (7/4) pagi.

    Kasat Reskrim menuturkan, awalnya GRG (18) sedang duduk di tepi jalan bersama dua temannya. Tiba-tiba, satu unit mobil pick up berwarna hitam melintas lalu mundur kembali dengan kecepatan tinggi.

    “Mobil itu mundur dengan kecepatan tinggi di jalan yang hanya untuk satu jalur. Melihat hal itu, Korban menegur pengendara itu karena tindakannya hampir mengenai sepeda motor korban yang sedang diparkir,” tuturnya.

    Setelah itu, terjadi adu mulut antara GRG (18) dengan pengendara mobil dan beberapa orang yang ada di tempat kejadian perkara (TKP) hingga berujung pada tindakan penganiayaan terhadap GRG (18).

    “Korban dianiaya pelaku menggunakan sebilah parang hingga kepala dan punggungnya terluka,” jelas Ajun komisaris polisi itu.

    Laman: 1 2

  • Polres Mabar Imbau Peserta Malam Takbiran Tertib Berlalu Lintas

    Polres Mabar Imbau Peserta Malam Takbiran Tertib Berlalu Lintas

    Labuan Bajo, infopertama.com – Polres Manggarai Barat (Mabar), Polda NTT terjunkan puluhan personil pengamanan malam takbiran Idulfitri 1446 H di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Minggu (30/3/2025).

    Kapolres Mabar, AKBP Christian Kadang, S.I.K. mengatakan, puluhan personil kepolisian akan menempati sejumlah lokasi keramaian maupun simpul jalan di kota pariwisata super premium itu.

    “Sebanyak 66 personel disiagakan guna memastikan pelaksanaan malam takbiran di Labuan Bajo dapat berjalan dengan aman dan nyaman,” kata Kapolres Mabar.

    Kapolres Mabar menuturkan, kepada seluruh peserta malam takbiran keliling agar tertib mematuhi aturan-aturan lalu lintas.

    “Supaya tertib, kami minta seluruh peserta mengikuti petunjuk atau arahan dari panitia, sehingga nanti malam takbiran keliling berjalan dengan baik dan lancar,” tuturnya.

    Lanjutnya, pengendara sepeda motor harus menggunakan helm dan tidak boleh berboncengan melebihi kapasitas, serta tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi dan teknis (Spektek).

    Dijelaskannya, polisi akan menindak tegas para pengendara yang menggunakan knalpot yang tidak sesuai spektek, seperti knalpot brong atau racing pada pawai malam takbiran. Hal tersebut untuk memberikan kenyamanan bagi warga lainnya di Labuan Bajo.

    “Jika nanti ditemukan dilapangan, maka akan langsung kami tindak sesuai aturan hukum yang berlaku,” jelas Ajun komisaris besar polisi itu.

    AKBP Christian menyebut tindakan tegas tersebut untuk memberikan efek jera kepada para pelanggar agar tidak lagi menggunakan knalpot brong.

    Laman: 1 2

  • Cegah Judi Online, Propam Periksa Penggunaan Handphone Anggota Polres Mabar

    Cegah Judi Online, Propam Periksa Penggunaan Handphone Anggota Polres Mabar

    Labuan Bajo, infopertama.com – Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Manggarai Barat melakukan pemeriksaan secara acak telepon genggam (Handphone) seluruh anggota Polri di Polres Mabar.

    Pemeriksaan ini dikemas dalam Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) dengan sasaran aplikasi judi online (Judol) di lingkungan kepolisian yang bermarkas di Labuan Bajo, ujung barat Pulau Flores.

    Satu persatu handphone milik anggota kepolisian diperiksa. Hal ini, untuk memastikan tidak ada anggota yang terlibat dalam perjudian online atau melanggar peraturan lainnya.

    “Pemeriksaan ponsel ini merupakan langkah antisipasi untuk memastikan tidak ada anggota yang terlibat dalam praktik perjudian, khususnya judi online,” kata Kasi Propam Polres Mabar, Ipda Risbel Pandiangan, S.I.P. usai pengecekan, Jumat (28/3/2025) pagi.

    Kasi Propam menuturkan setiap ponsel milik anggota diperiksa secara teliti untuk memastikan tidak ada aplikasi judi online maupun indikasi keterlibatan dalam aktivitas perjudian lainnya.

    “Pemeriksaan ini bentuk tanggung jawab dan memastikan seluruh anggota Polri, baik yang berpangkat bintara ataupun perwira tidak ada keterlibatan di dunia perjudian,” tuturnya.

    Ia menegaskan, pengecekan ponsel seluruh anggota Polres Manggarai Barat akan terus dilakukan secara berkala. Hal itu guna mencegah anggota terlibat dalam aktivitas perjudian online.

    “Hari ini tidak ditemukan anggota yang terlibat judol. Apabila kedapatan, kami berkomitmen akan segera mengambil tindakan tegas sesuai peraturan yang ada,” ungkap Kasi Propam.

    Laman: 1 2

  • Konvoi Ilegal Vs Tilang Ilegal Satlantas Polres Mabar

    Konvoi Ilegal Vs Tilang Ilegal Satlantas Polres Mabar

    Labuan Bajo, infopertama.com – Kepala satlantas Polres Manggarai Barat (Mabar), AKP I Made Supartha Purnama, S.Sos., membantah telah melakukan tilang ilegal terhadap pengendara RX King, Ninonk di Labuan Bajo.

    Kepala satlantas Polres Mabar berdalih hanya membubarkan konvoi yang melibatkan puluhan pemotor di Labuan Bajo. Konvoi tersebut dibubarkan karena tidak memiliki izin resmi dari kepolisian.

    Gerombolan bermotor yang mencapai puluhan kendaraan ini, sebut Kasat Lantas, terlihat berkendara secara ugal-ugalan di jalanan kota super premium itu.

    Pembubaran gerombolan tersebut diwarnai dengan aksi pembakaran sepeda motor oleh salah satu peserta konvoi.

    Keterangan Kasatlantas Polres Mabar ini berbeda dengan keterangan Ninonk, bahwa saat konvoi berlangsung tidak ada pembubaran. Ninonk dicegat seusai konvoi mengantar rombongan anak-anak Persamba ke GOR.

    Aksi tersebut diduga tak terima diberhentikan oleh polisi. Peristiwa itu terjadi di depan Gedung Pramuka Manggarai Barat.

    “Benar, ada pengendara motor oleh petugas kami disetop karena menggeber motor hingga berkendara zig-zag yang membuat masyarakat maupun pengendara lain resah,” kata Kasat Lantas Polres Mabar, AKP I Made Supartha Purnama, S.Sos., Kamis (27/3) sore.

    “Saat hendak diamankan, pemilik sepeda motor tidak mau menyerahkan kepada petugas. Namun, lebih memilih membakar motornya sendiri. Aksi konvoi itu juga tidak mendapatkan izin resmi dari kepolisian,” sambungnya.

    Kasat Lantas menyebut, sosok pengendara yang nekat bakar motor sendiri itu merupakan warga Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat.

    Laman: 1 2 3

  • Protes Ulah Satlantas Polres Mabar yang Jadi Begal, Pengendara di Labuan Bajo Membakar Motor

    Protes Ulah Satlantas Polres Mabar yang Jadi Begal, Pengendara di Labuan Bajo Membakar Motor

    Labuan Bajo, infopertama.com – Seorang pengendara motor di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT memutuskan tuk membakar satu unit sepeda Motor miliknya, Rabu, 26 Maret 2025 malam.

    Ninonk, pemilik sepeda Motor RX king itu membakar motor sebagai bentuk protes dan perlawanan terhadap aparat Kepolisian Satuan Lalu Lintas Polres Mabar yang bertindak bak begal di Labuan Bajo.

    Dihubungi infopertama.com usai kejadian, Ninonk mengaku kesal karena oknum satlantas Polres Manggarai Barat menghadangnya di gang gelap pada malam hari.

    Oknum tersebut, kata Ninonk saat menghadangnya di gang gelap itu menggunakan pakaian preman dengan masker. Bukan polisi karena tidak berseragam, apalagi di gang yang kondisinya sempit dan gelap ya lebih mirip begal.

    Kronologi Kejadian

    Kasus pembakaran motor ini bermula dari Undangan pengurus Persamba via telepon untuk bersama-sama menjemput rombongan tim Persamba dari pelabuhan menuju GOR Manggarai Barat.

    Ninonk akhirnya ikut menjemput tim Persamba dan pawai menuju GOR bersama masyarakat lainnya. Saat itu, Ninonk berboncengan dengan anaknya mengendarai sepeda motor RX King.

    Usia mengantar rombongan anak-anak Persamba ke GOR, Ninok tak langsung pamit pulang bebarengan dengan yang lain. Ia memilih pulang terakhir dari GOR bersama anaknya, yang kebetulan diajak karena anaknya juga suka bola.

    Demikian Ninonk, dalam perjalanan pulang dari GOR ia dihadang oleh seorang oknum di sebuah gang gelap. Menilang Ninonk karena tugas.

    “Saat pulang kita lewat sebuah gang kecil yang kondisinya gelap. Saya kaget ada orng di kegelapan itu mencegat kami. Insting saya itu pasti begal, spontan anak saya lompat melarikan diri.” Ujar Ninonk.

    Laman: 1 2 3

  • Oknum Polisi Penganiaya di Mabar Berdamai dengan Korban, Kapolres: Sanksi Disiplin Tetap Berjalan

    Labuan Bajo, infopertama.com – Selisih paham antara masyarakat berinisial IG (37) dan AN (30) dengan AP (31), salah seorang oknum anggota Polres Manggarai Barat, berakhir damai pada Minggu (22/12/2024) sore.

    “Kejadian kesalahpahaman tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan dengan konsep Lonto Leok dan kedua belah pihak sepakat berdamai,” kata Kapolres Mabar, AKBP Christian Kadang, S.I.K., Senin (23/12/2024) pagi.

    Ia menyampaikan, baik IG (37) dan AN (30) maupun AP (31) telah saling memaafkan. Ketiganya menyadari bahwa insiden kemarin itu hanya kesalahpahaman.

    “Masalah ini sudah diselesaikan, bahwa di antara mereka sudah saling salaman dan juga sudah saling memaafkan,” ujarnya.

    Kapolres Mabar menjelaskan kejadian berawal saat AN (30) hendak keluar dari D’Javu Bar dan secara tidak sengaja menendang salah satu pengunjung. Hal ini memicu tanggapan dari AP (31), yang kemudian menarik AN (30) keluar dari lokasi kejadian.

    Setelah sempat meminta maaf, IG (37) dan AN (30) meninggalkan lokasi. Namun, keduanya kembali didekati oleh AP (31) sehingga terjadilah kesalahpahaman tersebut.

    “Insiden tersebut diduga dipicu oleh minuman beralkohol yang dikonsumsi ketiganya sehingga memunculkan kesalahpahaman,” ungkap Mantan Danyon A Resimen III Pasukan Pelopor Korbrimob Polri itu.

    Kendati kasus tersebut berakhir damai lanjut dia, personel yang melakukan pelanggaran akan tetap terkena sanksi disiplin. Hal itu untuk memberikan pelajaran dan efek jera.

    “Walaupun kasus sudah berujung damai, tapi anggota yang terlibat tetap disanksi. Tetap kita proses untuk memberikan efek jera,” terangnya.

    Laman: 1 2

  • Doyan Miras dan Anarkis, Kapolda NTT Diminta Evaluasi Menyeluruh Mental Anggota

    Labuan Bajo, infopertama.com – Aksi kekerasan berupa penganiayaan oleh empat (4) oknum anggota Polres Manggarai Barat terhadap dua warga sipil di Kota Super Premium Labuan Bajo menuai atensi Flores Legal Aid (FLAI).

    Elias Sumardi Dabur, advokat dan direktur Flores Legal Aid (FLAI) mendesak Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, Pecat empat Anggotanya tersebut.

    Elias mengaku prihatin dengan aksi kekerasan yang dilakukan oleh 4 orang anggota Polres Manggarai Barat yang terjadi di depan kantor Scuba Cafe, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Minggu (22/12/2024).

    Direktur FLAI, Elias Sumardi Dabur, dalam keterangan resmi yang diperoleh media ini menilai, aksi kekerasan oleh polisi di daerah hukum kepolisian daerah (Polda) NTT umumnya dan Manggarai Barat khususnya merupakan tindakan kekerasan berulang yang dilakukan aparat kepolisian terhadap masyarakat.

    Bagi FLAI, jelas Elias, tindakan ini tidak dapat lagi ditolerir. “Aksi kekerasan berulang ini sesungguhnya bentuk sikap arogansi yang memandang dirinya lebih tinggi dari masyarakat yang seharusnya dilayani, diayomi, dihargai harkat dan martabatnya.” Ucap Elias.

    Elias Sumardi Dabur, Advokat dan Direktur Flores Legal Aid (FLAI) (Foto: Ist)

    Menurutnya, aksi kekerasan berulang ini juga menunjukan lemahnya fungsi pengawasan dan pembinaan institusi kepolisian terhadap anggota-anggotanya.

    “Mengingat tindak kekerasan berulang-ulang tersebut, sudah saatnya, Kapolda NTT melakukan evaluasi serius terhadap sikap mental aparat di wilayahnya. Dan, memberikan tindakan hukum serius meskipun ada perdamaian secara adat sebagaimana praktek yang lazim selama ini dan kasus dianggap selesai.”

    Laman: 1 2

  • Mutasi 7 Kapolres di NTT; Kadang Pimpin Polres Mabar, Ari Satmoko Isi di TTS

    infopertama.comKapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi jabatan tujuh Kapolres di jajaran Polda Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Adapun para kapolres yang dimutasi itu antara lain, Kapolres Belu, Timor Tengah Selatan, Sumba Timur, Sumba Barat, Ngada, Manggarai Barat, dan Lembata.

    “Betul. Seperti biasanya (penyegaran organisasi) dan bisa mencari job Kombes,” ujar Kabid Humas Polda NTT Kombes Ariasandy, Rabu (25/6/2024).

    Ariasandy menjelaskan mutasi itu tertuang dalam sejumlah surat telegram (ST) yaitu ST nomor/1236/VI/Kep/2024, 2024, ST/1237/VI/Kep/2024, ST/1238/VI/Kep/2024 dan ST/1239/VI/Kep/2024.

    Kapolres Belu AKBP Richo Natalda Devallas Simanjuntak dimutasi sebagai Kasubbag Ren Bag Renmin Korbinmas Baharkam Polri. Jabatannya diganti oleh Kapolres Sumba Barat AKBP Benny Miniani Arief.

    Posisi Kapolres Sumba Barat diisi oleh AKBP Hendra Dorizen, yang saat ini menjabat sebagai Penjabat (Pj) Kapolres Lembata. Kemudian, jabatan Kapolres Lembata diisi oleh AKBP Gede Astawa yang saat ini sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Propam Polda NTT.

    Selanjutnya, Kapolres TTS, AKBP I Gusti Putu Suka Arsa, dimutasi sebagai Wadir Resnarkoba Polda NTT. Posisinya diganti oleh AKBP Ari Satmoko yang saat ini menjabat sebagai Kapolres Manggarai Barat.

    Sepeninggalan Ari Satmoko, Jabatan Kapolres Manggarai Barat dijabat oleh AKBP Christian Kadang yang saat ini menjabat sebagai Danyon A Men III Paspelopor Korbrimob.

    Kapolres Ngada AKBP Padmo Arianto, dimutasi sebagai Wadanmen III Paspelopor Korbrimob Polri. Posisi yang ditinggalkan diisi oleh AKBP Fajar Widya Dharma Lukma yang saat ini menjabat sebagai Kapolres Sumba Timur.

    Laman: 1 2

  • Endus Dugaan Pemufakatan Jahat PT SMI dan Dinas PUPR Mabar, LMI-NTT Desak Polres Mabar Periksa Pihak Terkait

    Labuan Bajo, infopertama.com – Lembaga Monitoring Independen Nusa Tenggara Timur (LMI-NTT) mengendus adanya pemufakatan jahat antara PT SMI dengan Dinas PUPR kab. Manggarai Barat terkait dua paket Proyek yang dikerjakan PT Sentral Multikom Indi (SMI) di Mabar.

    Sekjen LMI-NTT, Adrianus Jehamat via gawainya kepada infopertama.com mengklaim bahwa pihaknya telah secara resmi bersurat ke Polres Mabar agar segera menindaklanjuti temuan LMI-NTT.

    Adrianus menjelaskan pihaknya dengan itikad baik mengajukan surat memohon kesediaan Bpk. Kapolres bersama jajaran untuk memanggil dan memeriksa para pihak terkait pelaksanaan dua buah paket pekerjaan oleh PT SMI yang terindikasi adanya kolusi dan nepotisme dalam pelaksanaannya.

    Hal itu, kata Adrianus sebagai wujud partisipasi masyarakat dalam rangka mendukung penegakan supremasi hukum di bidang pembangunan infrastruktur jalan nasional, provinsi, dan kab. /kota hingga desa dan kelurahan dalam wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

    “LMI-NTT mengendus adanya dugaan Kolusi dan Nepotisme sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan pembangunan jalan hot mix dalam Kota Labuan Bajo, Kecamatan Komodo dan di Lando – Terang Kecamatan Boleng, Kab. Manggarai Barat oleh PT SMI.” Tutur Adrianus, Senin (23/10) malam.

    Menurutnya, dua paket pekerjaan tersebut telah menelan pagu sebesar Rp43.000.000.000,- (Empat Puluh Tiga Miliar Rupiah) Tahun Anggaran 2022 oleh PT. Sentral Multikom Indi (SMI).

    Lebih jauh, Sekjen LMI-NTT itu menegaskan dugaan telah terjadi praktik kolusi dan nepotisme itu berpijak pada data dan fakta antara lain yang berhasil mereka dapatkan.

    Adapun data dan fakta itu, di antaranya bahwa PT SMI, yang beralamat JI. Cempaka, Linkungan Barat, No.277 A, RT.011/RW.003. Kel. Tanah Tinggi, Kec. Kota Ternate Selatan, Kota Ternate Provinsi Maluku Utara, Perwakilan Manggarai Barat di Labuan Bajo telah melaksanakan pekerjaan pembangunan jalan hot mix sebanyak dua paket dengan total pagu sebesar kurang lebih Rp43.000.000.000,- pada Tahun Anggaran 2022.

    LMI-NTT
    Kantor Perwakilan PT SMI di Labuan Bajo

    “Pada saat yang sama, terhitung sejak 2022 hingga saat ini PT SMI sebagaimana fakta di atas belum memiliki lzin Usaha Industri (IUI) dari Dinas terkait di Provinsi NTT. Belum memiliki lzin Produksi Aspal Mixing Plant (AMP) atau Mesin Produksi Hotmix, belum memiliki ijin Galian C. Dan, belum memiliki Sertifikat Layak Operasi AMP.”

    Laman: 1 2 3

  • Srikandi Polwan Ikut Atur Lalu Lintas di Labuan Bajo

    Labuan Bajo, infopertama.com – Berawal dari kendala saat polisi harus memeriksa fisik korban, tersangka, atau saksi perempuan dalam penanganan kasus. Saat itu polisi sering kali meminta bantuan istri Polri dan PNS wanita untuk membantu menangani kendala tersebut.

    Dalam upaya mengatasi situasi ini, akhirnya organisasi perempuan di Bukittinggi memberi usulan kepada pemerintah agar perempuan dapat mengikuti pendidikan di bidang kepolisian. Usulan ini kemudian mendapat persetujuan dari Cabang Djawatan Kepolisian Negara untuk Sumatera.

    Hingga pada tanggal 1 September 1948, terpilih 6 wanita yang secara resmi berkesempatan untuk mengikuti pendidikan kepolisian. Mereka berhasil menyelesaikan pendidikan pada 1 Mei 1951 dan mulai bertugas di Djawatan Kepolisian Negara serta Komisariat Polisi Jakarta Raya.

    Mereka mulai diberikan tugas khusus yang berkaitan dengan wanita, anak-anak, dan permasalahan sosial. Hari di mana mereka resmi terpilih dan diakui sebagai Polisi Wanita (Polwan), ditetapkan sebagai Hari Polwan yang dirayakan setiap tanggal 1 September.

    Seiring berjalannya waktu, tugas Polwan di Indonesia terus mengalami perkembangan. Salah satunya Polwan ditugaskan di Satuan Lalu lintas untuk membantu tugas kepolisian dalam bidang penegakan dan pengaturan lalu lintas di jalan raya. Antara lain mengatur pengendara untuk tertib berlalu lintas dan membantu menyeberangkan masyarakat dan anak sekolah.

    Tampak seperti yang dilakukan oleh salah satu Srikandi Polwan Polres Manggarai Barat, Briptu Faharia membantu menyeberangkan anak sekolah di Jl. Van Beckhum, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT tepatnya didepan SMPN 1 Komodo, Jumat (01/09/2023) pagi.

    Laman: 1 2