Cerita mengenai pencungkilan bola mata dan pemotongan alat kelamin yang dulu sempat diberitakan oleh media saat itu sama sekali tidak terbukti. Fakta ini terungkap setelah sekian lama kebenaran tersimpan rapat. Mereka yang melakukan autopsi saat itu tidak berani berbicara kebenaran karena takut dicap sebagai PKI.
Oktober 1965 bisa dikatakan sebagai masa kelam pers Indonesia. Media yang kala itu dipelopori oleh media pemerintah militer seolah seragam dalam memberitakan kejadian ini. Mereka ramai-ramai memberitakan berita kekejaman pembunuhan kepada para Jenderal yang kemudian dikenal dengan Pahlawan Revolusi.
Bagaimana dengan perjuangan yang dilakukan oleh R.A Kartini sehingga saat ini sudah digoreskan sebagai sejarah bangsa Indonesia? R.A Kartini lahir tanggal 21 April 1879 di Jepara, Jawa Tengah. Dia memang dilahirkan di tengah keluarga bangsawan Jawa. Ayahnya R.M Sosroningrat seorang bupati Jepara, putra Pangeran Ario Tjondronegoro IV. Ibunya bernama M.A Ngasirah, putri seorang kiai di Telukawur, Jepara.
Menurut sejarah R.A Kartini adalah keturunan dari Sri Sultan Hamengkubuwono VI. Bahkan ada sumber yang mengatakan bahwa keluarga tersebut memiliki garis keturunan kerajaan Majapahit. Itulah sekilas mengenai latar belakang R.A Kartini.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel




