Ogah Nurut, Anak Tewas Usai Dilempari Tas Oleh Ayahnya

Ibrahim mengatakan, pisau yang ada di dalam tas itu berjenis pisau dapur yang ibu korban selalu gunakan untuk berjualan rujak dan lotek.

“Pisau yang ada di kantong (tas) adalah pisau warung,” katanya.

“Ibu korban berjualan lotek dan rujak, ibu korban menyimpan pisau berikut tempatnya di kantong,” lanjutnya.

Selesaikan secara Kekeluargaan

Tragedi ini pun sudah disikapi pihak keluarga. Ibu dan nenek korban sepakat menganggap tragedi itu sebagai musibah dan tidak membawa kasus itu ke jalur hukum.

“Bahwa kejadian meninggal anaknya ZNH adalah musibah. Bahwa ibu kandung korban dan seluruh keluarga tidak akan membuat laporan polisi atau menuntut jalur hukum,” papar Ibrahim.

Ia menjelaskan, pertimbangan ini berdasar ketidaktahuan ayah korban jika di tas itu berisikan pisau. Pertimbangan lain, ayah korban adalah tulang punggung keluarga.

“N sebagai tulang punggung keluarga. Sehingga keluarga menolak untuk menempuh jalur hukum dan ingin memaafkan ayah korban,” pungkasnya.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel