Ia menjelaskan, kepemimpinannya sebagai bupati Manggarai realnya hanya 2 tahun karena dari lima tahun periodesasi kepemimpinan, pada dua tahun pertama pemerintah dan rakyat harus berhadapan dengan wabah global, Covid-19.
Di dua tahun awal itu, baik pemerintah maupun masyarakat sama-sama memilih tuk bisa hidup dulu. Sehingga, semua uang yang sudah dianggarkan tuk bangun banyak hal dialihkan tuk mengurus covid.
Tak hanya dua tahun awal, 1 tahun terakhir periodesasi kepemimpinannya juga dipotong karena jadwal Pilkada Serentak dilakukan tahun 2024.
Sebenarnya, kata Hery Nabit pilkada baru dilaksanakan Desember 2025, namun karena pusat menginginkan Pilkada Serentak seluruh Indonesia tahun ini. Jadi, pemerintahan Hery Nabit sebagai Bupati hanya 2 tahun saja.
Dalam dua tahun itu, pembangunan telah dimulai di seluruh kecamatan, walapun dengan persentase yang sedikit-sedikit. Dan, karena hanya dua tahun itu, tentulah banyak yang belum dimulai, belum selesai. Sehingga, karena belum selesai itulah Hery Nabit kembali maju pada Pilkada 2024 untuk menuntaskan semuanya, semua yang sudah dimulai, yang belum selesai.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel









