Semarang, infopertama.com – Dalam upaya mendorong kesejahteraan warga lokal serta memperkuat Pendapatan Asli Desa (PADes), Laboratorium Pengembangan Wilayah dan Manajemen Lingkungan (LAREDEM) Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Fakultas Teknik Universitas Diponegoro menggelar mini simposium bertajuk “Transformasi Desa Wisata di Indonesia”.
Gelaran strategis yang berlangsung di Allstay Hotel Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa (15/09/2026) ini menghadirkan kolaborasi lintas sektor guna menjawab dinamika pertumbuhan desa wisata di tanah air.
Pertemuan tersebut dibuka secara resmi oleh inisiator kegiatan, Rukuh Setiadi, Ph.D., yang menegaskan pentingnya wadah bersama bagi para pemangku kepentingan.
Beliau menjelaskan bahwa acara ini dirancang untuk mempertemukan para pihak yang memiliki perhatian mendalam terhadap keberlanjutan desa wisata, sehingga transformasi menuju arah yang lebih baik dapat terwujud secara optimal.
“Diadakannya acara ini merupakan salah satu bentuk gagasan mempertemukan antar pihak yang peduli dengan desa wisata sehingga mampu bertransformasi lebih baik,” ujar Rukuh Setiadi dalam sambutannya.
Suasana simposium berlangsung sarat gagasan saat para narasumber menyampaikan materi pengayaan. Sesi pemaparan diawali oleh Rukuh Setiadi yang mengupas secara komprehensif dasar-dasar dalam memahami transformasi desa wisata di Indonesia.
Diskusi berlanjut dengan pemaparan dari Yogi Lasril mengenai peran penting Corporate Social Responsibility (CSR) dalam pengembangan desa wisata melalui pengalaman Desa Sejahtera Astra (DSA) Astra Indonesia.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel




