Pada akhirnya, jabatan dan gelar baginya hanyalah titipan yang bersifat sementara. Monsinyur Paskalis berkata, ia teringat akan momen suci dalam hidup Santo Fransiskus Asisi. “Ia (Santo Fransiskus Asisi) dengan penuh keberanian menanggalkan jubah dunianya untuk melepaskan segala keterikatan duniawi, demi hanya memiliki Allah sebagai Bapanya,” ucap Mgr. Paskalis.
Hari ini, Mgr. Paskalis melakukan hal yang sama. Ia menanggalkan jubah jabatannya bukan dengan rasa kehilangan, melainkan dengan kemerdekaan batin.
Seperti Fransiskus, ia hendak mengatakan bahwa mulai saat ini, ia dapat berkata dengan lebih murni: “Bapa kami yang ada di surga,” karena hanya kepada-Nyalah Mgr. Paskalis bersandar sepenuhnya.


Kepada seluruh umat, Paskalis berpesan agar tetaplah setia pada Gereja. “Bukan pada sosok manusia, tetapi pada Kristus Sang Kepala,” imbuhnya.
Ketahui, Mgr. Christophorus Tri Harsono, yang ditunjuk oleh Bapa Suci sebagai Administrator Apostolik bagi Keuskupan Bogor, juga tampak hadir pada ibadat tersebut.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel




