Rektor UNIKA Santu Paulus Ruteng, Dr. Agustinus Manfred Habur, Lic.Theol., menegaskan bahwa aksi medis ini merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab kemanusiaan perguruan tinggi di tengah musibah.
Menurutnya, kampus tidak boleh berdiri jauh dari masyarakat, dan seluruh ilmu pengetahuan, tenaga, serta sumber daya yang dimiliki harus dihadirkan langsung untuk meringankan beban warga terdampak.

Ia turut menyampaikan apresiasi mendalam kepada mahasiswa, dosen, tenaga kesehatan, serta pihak Caritas yang terjun langsung ke lapangan. Keterlibatan aktif mahasiswa Keperawatan menjadi ruang aplikasi ilmu yang nyata berbasis nilai kepedulian sosial.

Melalui Posko Tanggap Darurat dan Solidaritas Gempa, UNIKA St. Paulus Ruteng terus berkoordinasi dengan pemerintah lokal, pihak Gereja, dan lembaga kemanusiaan untuk memastikan bantuan kesehatan maupun dukungan kemanusiaan lainnya dapat terdistribusi secara berkelanjutan.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












