Kritikan Royes juga kerap menyasar langsung Pastor Simon Suban Tukan SVD, Kordinator JPIC SVD.
Ia sempat menyebut Pastor Simon sebagai Pilatus, karena dianggap mencuci tangan terhadap kasus yang saat ini sedang dihadapi Marianus Kisman atau Bobek.
Bobek, yang menurut Royes merupakan orang dekat Pastor Simon sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Manggarai pada 14 Agustus lalu dan kini sudah ditahan.
Ia dituduh melakukan upaya penggelapan uang milik PT. Aditya Bumi Pertambangan (ABP), sebuah perusahan tambang yang beroperasi di wilayah Tumbak dan sekitarnya sejumlah Rp. 5 juta.
Informasi yang dihimpun Floresa, tidak lama setelah Bobek dilapor ke polisi oleh PT ABP, Pastor Simon menyampaikan pengumuman di Facebook dan juga di surat kabar harian Flores Pos, yang menjelaskan bahwa Bobek bukan staf JPIC SVD dan sudah diberhentikan pada tahun lalu. Karena itu, demikian isi pengumuman tersebut, semua persoalan yang menimpah Bobek, bukan urusan JPIC SVD.
Merespon pengumuman tersebut, Royes menulis di Facebook-nya, di mana ia menjelaskan kedekatan Bobek dengan pihak JPIC SVD.
“Sdh diatas seratus kali mereka rapat di rmh saudara Bobek sejak 2010-2014 ini. Mohon jg dijelaskan alasan pemberhentian Bobek jangan karna Bobek berhadapan dgn hukum baru ambil sikap seperti pilatus. Jangan2 karena honornya Bobek tdk dibayar JPIC jadi dia tipu pengusaha tambang. Memang apes nasibnya Bobek” motor sdh ditarik dealer penjara dinanti ”wahai Simon” jangan menyangkal temanmu, akuilah sebagai teman seperjuangan sebelum Bobek BERKOKOK.”
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel

